IHSG Ditutup Naik Signifikan 1,56%, Tiga Saham Dipimpin MDIA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/7/2026), ditutup melesat sebanyak 94,97 poin (1,56%) menjadi 6.186. Rentang pergerakan 6.089-6.186 dengan nilai transaksi Rp 11,19 triliun.
Kenaikan ini didukung penguatan seluruh sektor saham, seperti sektor konsumer non primer 2,13%, sektor energi 1,87%, konsumer primer 2,25%, property 1,87%, keuangan 1,43%, industry 1,54%, material dasar 1,43%.
Baca Juga
Bank Mandiri (BMRI) Salurkan KUR Rp 21,41 Triliun ke 162 Ribu UMKM pada Semester I 2026
Kenaikan tersebut juga ditopang lompatan harga sejumlah saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, INCO, CBDK, GGRM, BBCA, MDKA, hingga emiten grup Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, seperti PGUN, JARR, TEBE, dan FAST.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat melanda saham ESTI naik 34,65% menjadi Rp 171, MDIA melesat 34,62% menjadi Rp 175, TIFA menguat 25% menjadi Rp 320. Kenaikan pesat juga melanda saham KJEN sebanyak 22,22% menjadi Rp 154 dan NICK menguat 21,67% menjadi Rp 1.235.
Kemarin, IHSG ditutup kembali anjlok sebanyak sebanyak 39,20 poin (0,64%) menjadi 5.091 disertai dengan investor asing akhirnya mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,25 triliun. Net buy tersebut ditopang adanya crossing saham MAPI bernilai Rp 1,60.
Baca Juga
MK Putuskan Dana MBG dalam Anggaran Pendidikan Hanya Berlaku untuk APBN 2026 dan 2027
Pelemahan IHSG kemairn dipicu atas kejatuhan mayorita sektor saham, seperti sektor industry 2,67%, property 2,75%, energi 1,26%, konsumer primer 1,16%, infrastruktur 1,48%, transportasi 1,77%, dan keuangan 0,45%. Sebaliknya kenaikan tipis melanda saham sektor kesehatan dan teknologi.
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA) melanda saham MGNA naik 34,44% menjadi Rp 121. Lompatan juga melanda saham DWGL sebanyak 21,68% menjadi Rp 348, ECII menguat 13,16% menjadi Rp 172, NEST naik 12,90% menjadi Rp 700, dan BACH menguat 12,71% menjadi Rp 665.
