IHSG Akhirnya Ditutup Bertengger di Bawah 7.000, Sebaliknya Tiga Saham Dipimpin VOKS Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/4/2026), berakhir melemah 37,35 poin (0,53%) ke bawah level 7.000, tepatnya 6.989. Rentang pergerakan 6.934-7.031 dengan nilai transaksi Rp 11,10 triliun.
Pelemahan dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti infrastruktur 0,92%, consumer non primer 0,80%, sektor teknologi 0,42%, sektor kesehatan 0,58%, sektor property 0,31%, dan sektor keuangan 0,22%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor consumer primer, energi, dan material dasar.
Baca Juga
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Takkan Naik hingga Akhir 2026
Pelemahan IHSG juga dipicu atas kejatuhan sejumlah saham berikut, yaitu BREN, DSSA, RLCO. Penurunan juga melanda saham BYAN, MORA, TPIA, MLPT, DATA, hingga ITMG.
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga, seperti tiga saham auto reject atas (ARA) VOKS melesat 34% menjadi Rp 252, IFSH naik 24,79% menjadi Rp 2.240, dan FORE menguat 24,81% menjadi Rp 805. Lompatan juga melanda saham ESIP naik 25,37% menjadi Rp 84, POLA menguat 24,62% menjadi Rp 81, dan YPAS naik 24,46% menjadi Rp 1.720.
Akhir pekan lalu, IHSG anjlok 157,66 poin (2,19%) menjadi 7.026 dengan net sell saham mencapai Rp 813,83 miliar. Terbanyak saham BBRI senilai Rp 219,74 miliar, BMRI sebanyak Rp 205,43 miliar, dan DEWA mencapai Rp 106,62 miliar.
Baca Juga
Airlangga: Kenaikan Tiket Pesawat 9%-13% Terjadi Bukan di Musim Liburan
Pelemahan indeks pekan lalu dipicu atas pelemahan hampir seluruh sektor saham, sektor material dasar 4,86%, sektor infrastruktur 3,96%, sektor energi 2,94%, sektor teknologi 2,07%, sektor property 1,57%, dan sektor keuangan 0,72%. Sebaliknya saham sektor consumer primer masih berhasil naik 0,45%.
Tekanan indeks juga datang dari penurunan beberapa saham big cap, seperti BREN, DCII, TPIA, BRPT, AMMN, MORA, CUAN, BYAN, ITMG, hingga PANI dan CBDK.
Meski IHSG anjlok, beberapa saham ini justru catatkan kenaikan pesat dengan dua saham auto reject atas (ARA), seperti ALKA naik 24,83% menjadi Rp 905 dan MSIN naik 24,63% menjadi Rp 835. Kenaikan juga melanda saham BEER sebanyak 21,71% menjadi Rp 157, YPAS menguat 20,35% menjadi Rp 1.390, dan ASPR menguat 14,78% menjadi Rp 264.

