IHSG Ditutup Naik Signifikan 2,28%, Tujuh Saham Dipimpin KOKA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/7/2026), ditutup menguat sebanyak 131,22 poin (2,28%) menjadi 5.875,78. Rentang pergerakan 5.744-5.899 dengan nilai transaksi Rp 9,02 triliun.
Kenaikan ini ditopang lompatan seluruh sektor saham, yaitu sektor industry naik 3,61%, sektor material dasar 3,24%, sektor infrastruktur 2,24%, sektor property 1,94%, energi 1,56%, dan sektor keuangan 1,37%.
Baca Juga
Indosat (ISAT) dan Arsari Bentuk IFT, Dana Rp11,7 Triliun Difokuskan untuk Investasi 5G dan AI
Lompatan IHSG ini didukung penguatan saham emiten big cap. Di antaranya, BBCA menguat 4,31%, AMMN naik 8,02%, saham BREN naik 4,62%, 8,31%, ASII menguat 5,02%, BMRI naik 2,82%, dan DCII menguat 5,14%.
Di tengah lompatan harga tersebut, sejumlah saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KOKA naik 35% menjadi Rp 135, FUTR naik 34,97% menjadi Rp 220, ECII naik 34,21% menjadi Rp 153, COCO menguat 25% menjadi Rp 290, RMKO naik 25% menjadi Rp 390, ASPI naik 24,70% menjadi Rp 414, dan DEPO melesat 24,35% menjadi Rp 286.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 49,44 poin (0,87%) menjadi5.744 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 237,87 miliar.Terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 194,66 miliar, MAPI mencapai Rp 82,69 miliar, dan ASII senilai Rp 75,70 miliar.
Baca Juga
8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara
Lompatan indeks juga ditopang penguatan pesat saham sektor material dasar 2,16%, industri 2,97%, sektor transportasi 2,22%, konsumer primer 1,78%, properti 1,04%, dan keuangan 0,72%.
Sejalan dengan penguatan tersebut, empat saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham COCO naik 34,88% menjadi Rp 232, MMIX menguat 25% menjadi Rp 580, TRUS naik 25% menjadi Rp 545, dan RMKO naik 24,80% menjadi Rp 312. Meski tak ARA, saham BEEF melambung 25% menjadi Rp 200 dan KDTN naik 22,95% menjadi Rp 600.
