IHSG Sesi I Jatuh 1,75%, Saham Emiten Prajogo Jadi Pemberat Utama
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (24/7/2026), ditutup anjlok sebanyak 110,68 poin (1,75%) menjadi 6.204. Rentang pergerakan 6.161-6.316 dengan nilai transaksi Rp 9,96 triliun.
Pelemahan tersebut sejalan dengan penurunan dalam pasar saham dunia setelah peningkatan eskalasi Timur Tengah. Penurunan juga dipicu kejatuhan sejumlah saham big cap, khususnya emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, BRPT, hingga CUAN.
Baca Juga
Petrosea (PTRO) Investasi Rp1,19 Triliun di SINI, Kepemilikan Saham Naik Jadi 19,88%
Kejatuhan juga dipicu atas kejatuhan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 3,12%, konsumer primer 3,22%, energi 2,65%, keuangan 1,54%, sektor konsumer non rpimer 1,40%, dan sektor infrastruktur 2,53%.
Meski IHSG terjungkal parah, sejumlah saham berikut justru berhasil torehkan lompatan harga, yaitu MCAS naik 30,82% menjadi Rp 208, ALKA naik 21,82% menjadi Rp 1.340, BCIC menguat 14,75% menjadi Rp 140, HDFA naik 13,48% menjadi Rp 101, dan ESIP menguat 12,31% menjadi Rp 146.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah sebanyak 19,17 poin (0,30%) menjadi 6.315 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,22 triliun. Net sell terbanyak disumbangkan saham BBCA mencapai Rp 484,34 miliar, TPIA mencapai Rp 367,86 miliar, dan NSSS senilai Rp 307,01 miliar.
Baca Juga
Frekuensi 3,5 GHz Jadi "Spektrum Emas" 5G, ATSI Dorong Kemenkomdigi Kebut Proses Lelang
Sedangkan sektor saham utama penekan IHSG kemarin, yaitu sektor konsumer primer 1,16%, sektor industry 1,32%, sektor keuangan 0,89%, dan sektor kesehatan 0,10%. Sebaliknya lompatan melanda saham sektor property 3,13%, sektor energi 1,52%, dan sektor konsumer non primer 1,56%.
Adapun saham dengan kenaikan harga pesat hari ini, yaitu saham FUTR melesat 24,39% menjadi Rp 306, MPRO naik 19,87% menjadi Rp 13.875, ENAK naik 15,57% menjadi Rp 282, ZATA naik 14,93% menjadi Rp 77, dan ALKA menguat 14,58% menjadi Rp 1.100.
