IHSG Berpeluang Lanjut Rebound, Tiga Saham Dipimpin BUMI Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/7/2026), diprediksi lanjutkan penguatan dengan peluang menguji resistance 6.080–6.120. Adapun tiga saham pilihan denga rekomendasi beli adalah BUMI, BBNI, dan SUPA.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pasar hari ini akan mencermati rilis inflasi AS Juni dengan inflasi utama diperkirakan melandai ke 3,9% YoY dari 4,2%, sementara Core CPI diproyeksikan tetap 2,9% YoY. “Data di atas ekspektasi berpotensi memperkuat narasi higher for longer dan menekan Rupiah, sementara inflasi yang lebih rendah dapat mendukung sentimen risk-on,” tulisnya.
Baca Juga
AS Kembali Blokade Kapal Iran dan Memungut Tarif 20% di Selat Hormuz
Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, keberhasilan IHSG menembus 6.000 memperkuat momentum rebound dengan peluang menguji resistance 6.080–6.120. Selama IHSG bertahan di atas support 5.920, tren penguatan jangka pendek masih terjaga.
Laju indeks juga akan dipengaruhi penurunan pasar saham AS, seperti Dow Jones melemah 0,26%. S&P500 turun 0,79% dan Nasdaq anjlok 1,55%. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi kenaikan harga minyak serta penurunan harga emas.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BUMI dengan target harga Rp 153-159, BBNI dengan target harga Rp 3.580-3.750, dan SUPA dengan target harga Rp 605-645.
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup melambung sebanyak 113,48 poin (1,92%) menjadi 6.037,84 dengan Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 437,67 miliar.
Penguatan ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti material dasar 2,96%, energi 2,66%, industry 2,44%, konsumer primer 1,99%, keuangan 1,56%, sektor infrastruktur 1,57%. Sebaliknya penurunan tipis melanda saham sektor konsumer primer dan kesehatan.
Kenaikan indeks juga didukung lompatan saham emiten big bank, seperti BMRI naik 4,17%, BBNI naik 3,22%, BBRI 2,87%, dan BBCA naik 0,81%. Lompatan juga didukung penguatan pesat saham AMMN, BRPT, TPIA, EMAS, dan emiten Prajogo Pangestu lainnya.
