IHSG Berpeluang Rebound, Tiga Saham Dipimpin HRTA Layak Dilirik Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/9/2025), berpeluang rebound menuju resistance 8.124. Sedangkan tiga saham pilihan dengan rekomendasi beli hari ini adalah WIFI, HRTA, dan BULL.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa selama IHSG mampu bertahan di atas level 8.000, peluang penguatan menuju resistance terdekat 8.124 terbuka lebar. Pergerakan indeks hari ini akan dipengaruhi katalis rilis data M2 Indonesia serta debut perdana IPO jumbo anak usaha MDKA, yakni EMAS.
Baca Juga
Emas Cetak Rekor Baru, Didukung Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Fed
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju indeks utama AS, seprti Dow Jones ditutup menguat 0,14%, S&P500 menguat 0,44%, dan Nasdaq naik 0,70%. Sebliknya bursa saham Eropa ditutup cenderung tertekan.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham WIFI dengan target harga Rp 2.880-3.060, HRTA dengan target harga Rp 935-965, dan BULL dengan target harga Rp 208-218.
IHSG kemarin ditutup turun 11,08 poin (0,14%) menjadi 8.040 dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 491,69 miliar. Net buy terbanyak melanda saham AMMN Rp 522,96 miliar, CDIA Rp 166,19 miliar, dan BUMI Rp 119,55 miliar.
Baca Juga
Anggito Abimanyu Jadi Ketua DK LPS Periode 2025-2030, Berikut Susunan Lengkapnya
Penurunan indeks kemarin dipicu pelemahan sejumlah saham big cap. Meski IHSG melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), SAFE naik 34,43% menjadi Rp 246, INDS sebanyak 25% menjadi Rp 280, LPLI naik 25% menjadi Rp 515, PUDP naik 25% menjadi Rp 300, ARII menguat 25% menjadi Rp 340, dan TALF naik 24,77% menjadi Rp 680.
Lompatan hingga ARA juga melanda saham FISH menguat 24,84% menjadi Rp 2.010, JARR naik 24,77% menjadi Rp 2.720, DWGL naik 24,49% menjadi Rp 605, SKBM naik 24,42% menjadi Rp 525, RISE sebanyak 24,78% menjadi Rp 1.435, ITIC naik 24,52% menjadi Rp 386, dan GGRM sebanyak 19,95% menjadi Rp 13.075

