Harga Melorot Usai Rights Issue, Saham Bank Mayapada (MAYA) Masuk UMA
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan pergerakan harga saham PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) di luar kebiasaan atau unsual market activity (UMA). Hal ini dipicu atas penurunan dalam saham tersebut selama beberapa hari terakhir.
Baca Juga
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham bank milik konglomerat Dato Sri Tahir (MAYA) ini telah melorot dari harga penutupan akhir tahun lalu Rp 454 menjadi Rp 158 pada penutupan perdagangan saham kemarin. Bahkan, harga saham MAYA telah melorot dari harga teoritis rights issue Rp 228 menjadi Rp 158 per saham.
“Dalam rangka perlindungan investor, kami menginformasikan telah terjadi penurunan harga saham MAYA di luar kebiasaan. Namun pengumuman ini tidak menunjukkan adanya pelanggaran perundang-undangan di bidang pasar modal,” terangnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, Rabu (24/1/2024).
Baca Juga
Kewajiban Terpenuhi, Masalah Transaksi Afiliasi Bank Mayapada (MAYA) Selesai
Penurunan dalam saham perseroan terjadi setelah Bank Mayapada menuntaskan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) XIV atau right issue sebanyak 26,74 miliar saham. Bank Mayapada memproyeksikan dana yang diperoleh dari gelaran right issue itu berjumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp4,01 triliun.

