Saat Harga Jatuh, Low Tuck Kwong justru Agresif Borong Saham Bayan (BYAN) dari Pasar
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Direktur sekaligus pengendali PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Dato Low Tuck Kwong, kembali menambah kepemilikan saham perseroan melalui transaksi pembelian di pasar.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/6/2026), menyebutkan Low Tuck Kwong membeli 3 juta saham BYAN pada 29 Juni 2026 dengan harga Rp 10.000 per saham. Transaksi tersebut dilakukan untuk tujuan investasi.
Baca Juga
ESDM Akui Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Penuhi Kebutuhan Domestik
Dengan transaksi tersebut, jumlah kepemilikan saham Low Tuck Kwong, orang terkaya di Indonesia ini, di Bayan Resources meningkat dari 13,413 miliar saham atau setara 40,24% menjadi 13,416 miliar saham atau 40,25% dari total saham dengan hak suara.
Transaksi dilakukan dengan status kepemilikan langsung, tanpa repurchase agreement, dan mencakup saham biasa. Berdasarkan harga transaksi yang dilaporkan, nilai pembelian saham tersebut mencapai sekitar Rp 30 miliar.
Baca Juga
Harimas Tunggal Kembali Borong Saham Impack Pratama (IMPC), Gelontorkan Dana Segini
Sebelumnya, Low Tuck terpantau telah terlebih dahulu memborong sebanyak 1 juta saham BYAN dengan harga pembelian Rp 10.000 per saham pada 12 Juni 2026. Aksi borong tersebut dilakukan setelah saham BYAN terkoreksi dalam selama beberapa hari terakhir.
Bayan (BYAN) sebelumnya telah menetapkan dividen tunai tahun buku 2025 senilai US$ 500 juta pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 10 Juni 2026. Setiap pemegang saham akan menerima dividen tunai sebesar US$0,015 per saham dan akan dibayarkan pada 8 Juli 2026.
