Low Tuck Kwong Diam-diam Gencar Tambah Saham Bayan (BYAN), Kepemilikannya Segini
JAKARTA, investortrust.id – Low Tuck Kwong terpantau rajin menambah kepemilikan saham pada perusahaan yang dikendalikannya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) sepanjang 2023. Aksi beli saham tersebut dilakukan saat saham BYAN terkoreksi sepanjang tahun 2023.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham BYAN, Low Tuck Kwong terungkap telah membeli sebanyak 40,62 juta saham BYAN sepanjang tahun 2023. Aksi ini menjadikan total sahamnya bertambah dari 20,31 miliar (60,94%) akhir 2022 menjadi 20,35 miliar saham BYAN atau 61,06% per akhir tahun 2023.
Baca Juga
Bayan Resources (BYAN) Perpanjang Pinjaman US$ 230 Juta dari Bank Permata
Bahkan, Low Tuck Kwong terpantau menambah sebanyak 801.800 saham BYAN sepanjang Desember 2023. Aksi tambah saham ini telah berlanjut dalam beberapa tahun terakhir.
Terkait pergerakan harga saham BYAN sepanjang 2023, perusahaan orang terkaya kedua di Indonesia ini menunjukkan penurunan menjadi Rp 19.900 pada perdagangan akhir 2023, dibandingkan penutupan perdangan akhir tahun 2022 level Rp 21.250. BYAN tercatat sebagai emiten dengan kapitalisasi terbesar keempat di BEI.
Baca Juga
Saham Emiten Prajogo Berguguran, Analis Ini Ungkap Pemicunya
Sebelumnya, Bayan (BYAN) baru saja menuntaskan pembagian dividen interim tahun buku 2023. JAKARTA, investortrust.id – Emiten batu bara milik konglomerat Low Tuck Kwong ini menebar dividen tunai interim US$ 500 juta atau US$ 0,015 per saham. Dividen tersebut telah dibayarkan kepada pemegang saham pada 5 Januari 2024.
Pembagian dividen tersebut didasarkan atas raihan laba bersih perseroan sepanjang Januari – September 2023 senilai US$ 910,5 juta, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebagai dasar pembagian dividen tercatat US$ 1,92 miliar, dan posisi ekuitas tercatat US$ 2,17 miliar.

