Target Terbaru Saham Vale (INCO) Usai Laporan Kinerja 2023
JAKARTA, investortrust.id – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatat perolehan laba bersih sebesar US$ 270 juta di sepanjang tahun 2023, angka tersebut mencerminkan pertumbuhan 34,7% secara year on year (YoY). Sementara secara kuartalan terjadi penurunan laba sebesar 7,2% per kuartal IV-2023 menjadi US$ 53 juta.
Selain sentimen kinerja, saham INCO menjadi sorotan pelaku pasar, seiring proses divestasi. Mereka masih menanti pengumuman resmi terkait divestasi saham dari Vale Canada Limited dan Sumitomo Metal Mining sebesar 14% kepada MIND ID.
Sejalan dengan dua sentimen tadi, Analis PT Panin Sekuritas, Felix Darmawan menyematkan rating "HOLD" dengan menurunkan target harga saham INCO ke level Rp 4.300 (implied EV/EBITDA 5,8 kali di 2024F), dari target harga saham sebelumnya di Rp 5.700.
Baca Juga
Jasa Marga Ungkap Progres Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta
Sementara terkait prospek 2024, kinerja INCO diperkirakan akan dipengaruhi oleh sentimen terkait harga nikel yang ternormalisasi dan antisipasi progres divestasi saham. ‘’Namun patut dicermati, produksi Perseroan yang berpotensi meningkat di 2024 menjadi sentimen positif bagi Perseroan,’’ ulas Felix dalam riset yang dikutip, Minggu (25/02/2024).
Terkait harga nikel, Panin Sekuritas menilai, harga nikel relatif flat di kisaran US$ 16-17 ribu/ton seiring dengan perlambatan perekonomian China.
Diketahui, International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan di 2024 ekonomi China hanya tumbuh 4,6% YoY, dari level 5,2% tahun 2023, seiring dengan penurunan investasi properti paska bangkrutnya 2 developer besar di China.
Selain itu, kompetisi dengan tipe baterai lainnya seperti Lithium Ferro[1]Phosphate (LFP) yang tidak menggunakan nikel, semakin marak digunakan oleh produsen mobil listrik untuk pasar Asia seperti BYD dan Tesla (untuk pasar China) karena memiliki beberapa keunggulan juga bisa berpengaruh buruk pada harga nikel.
Baca Juga
Ini Tanggapan Vale Indonesia (INCO) soal Harga Divestasi Rp 3.000 ke MIND ID
Adapun terkait divestasi saham. Dalam 2 pekan terakhir, pasar disuguhkan oleh kabar sepakatnya Vale Canada Limited-Sumitomo Metal Mining dengan MIND ID terkait harga divestasi INCO seperti yang disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.
Namun, dari Sekretaris Perusahaan INCO Filia Alanda menyatakan belum deal-nya perjanjian untuk harga saham divestasi pada dua belah pihak. Terbaru, kedua belah pihak menyatakan jika pengumuman harga divestasi direncanakan pada 26 Februari 2024.

