IHSG Sesi I Melambung 2,68% Jadi 6.043 Ditopang Saham BBCA hingga BRMS
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (12/6/2026), ditutup melambung sebanyak 157,52 poin (2,68%) ke atas level 6.000, tepatnya 6.043. Rentang pergerakan 5.886-6.057 dengan nilai transaksi Rp 11,34 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar naik 5,76%, energi menguat 5,24%, industry naik 4,34%, sektor transportasi 3,62%, consumer non primer 2,63%, sektor consumer primer 2,30%, dan sektor keuangan 0,92%. Sebaliknya sektor kesehatan turun 0,92%.
Baca Juga
Fundamental Kuat, BRI Sambut Positif Dukungan Berbagai Pihak terhadap Pasar Modal
Kenaikan tersebut juga ditopang penguatan saham big cap, seperti BBCA naik 4,29%, TPIA naik 4,20%, DSSA menguat 8,22%, AMMN naik 9,80%, CUAN naik 5,26%, BRMS menguat 13,54%, dan BREN naik 2,72%.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat hingga auto reject atas (ARA) dicatatkan saham BUKK menguat 24,84% menjadi Rp 1.005 dan POLU naik 19,87% menjadi Rp 14.025. Lompatan harga juga melanda saham PPRE naik 28,75% menjadi Rp 103, CBUT sebanyak 22,84% menjadi Rp 570, INDY naik 22,51% menjadi Rp 2.340, dan RLCO menguat 22,31% menjadi Rp 2.960.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 16,35 poin (0,28%) menjadi 5.886 dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 252,65 miliar oleh investor asing. Meski dilanda net sell saham, pemodal asing justru merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham BBCA mencapai Rp 387,96 miliar.
Baca Juga
Semen Indonesia (SMGR) Resmikan Fasilitas Ekspor di Tuban, Bidik Pasar Semen Amerika Serikat
Penurunan indeks kemarin dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar sebanyak 4,27%, sektor enerig sebanyak 2,12%, consumer non primer 0,57%, dan consumer primer 0,66%. Adapun saham keuangan, property, teknologi, dan kesehatan catatkan kenaikan harga.
BEI juga mencatatkan beberapa saham berikut berhasil torehkan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KOPI naik 34,67% menjadi Rp 202, UVCR menguat 34,33% menjadi Rp 180, OILS naik 34,15% menjadi Rp 220, dan TMPO naik 34,04% menjadi Rp 126.
