IHSG Sesi I Melambung 2,46%, Saham BREN, BBCA hingga DSSA Jadi Penopang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (3/7/2026), ditutup melesat sebanyak 141 poin (2,46%) menjadi 5.886. Rentang pergerakan 5.744-5.899 dengan nilai transaksi Rp 5,46 triliun.
Lompatan IHSG ini didukung penguatan mayoritas saham, khususnya big cap. Di antaranya, saham BREN anik 8,31%, BBCA menguat 4,31%, AMMN naik 7,41%, BMRI menguat 2,56%, EMAS naik 3,98%, dan DSSA naik 6,21%.
Baca Juga
Adaro Andalan (AADI) Salurkan Pinjaman hingga US$ 100,8 Juta ke Affiliasi Ini
Kenaikan juga ditopang penguatan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar naik 3,80%, sektor industry 3,20%, sekteor infrastruktur 2,62%, sektor energi 2,31%, sektor keuangan 1,52%, dan sektor teknologi 1,92%.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat hingga menit ke 50, yaitu saham ECII naik 26,32% menjadi Rp 144, MMIX naik 25% menjadi Rp 725, DEPO naik 22,61% menjadi Rp 282, FUTR naik 21,47% menjadi Rp 198, dan RMKO menguat 20,51% menjadi Rp 376.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 49,44 poin (0,87%) menjadi5.744 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 237,87 miliar.Terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 194,66 miliar, MAPI mencapai Rp 82,69 miliar, dan ASII senilai Rp 75,70 miliar.
Baca Juga
Saham Perbankan Menarik! BRI Danareksa Tetapkan BBCA dan BTPS Jadi Pilihan Teratas
Lompatan indeks juga ditopang penguatan pesat saham sektor material dasar 2,16%, industri 2,97%, sektor transportasi 2,22%, konsumer primer 1,78%, properti 1,04%, dan keuangan 0,72%.
Sejalan dengan penguatan tersebut, empat saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham COCO naik 34,88% menjadi Rp 232, MMIX menguat 25% menjadi Rp 580, TRUS naik 25% menjadi Rp 545, dan RMKO naik 24,80% menjadi Rp 312. Meski tak ARA, saham BEEF melambung 25% menjadi Rp 200 dan KDTN naik 22,95% menjadi Rp 600.

