IHSG Sesi I Ditutup Melesat 0,52%, Saham DSSA hingga BBRI Jadi Penopang Utama
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (21/8/2026), ditutup melesat 33,99 poin (0,52%) MENJADI 6.535. Rentang pergerakan 6.500-6.544 dengan nilai transaksi Rp 8,47 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti energi 0,82%, industry 0,87%, infrastruktur 0,70%, keuangan 0,65%, material dasar 0,37%, consumer non primer 0,38%, consumer primer 0,16%, dan property 0,14%. Sebaliknya penurunan melanda saham kesehatan dan teknologi. Saham penopang DSSA, BBRI, BBNI, BMRI hingga BBCA.
Baca Juga
CAR Bank Woori Saudara (BWS) Tembus 32,03% di Juni 2026, Lampaui Rata-Rata Industri
Di tengah penguatan IHSG tersebut, beberapa saham ini catatkan lompatan harga, yaitu saham CSMII naik 23,39% menjadi Rp 153, ALKA naik 18,66% menjadi Rp 4.770, PIPA naik 18,30% menjadi Rp 181, ELTI naik 16,76% menjadi Rp 216, dan STRK menguat 12,70% menjadi Rp 71.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 107 poin (1,68%) ke level tertinggi baru dalam tiga bulan terakhir ke 6.501. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 680,46 miliar terbanyak saham AMMN senilai Rp 408,08 miliar.
Baca Juga
Akses Sulit Dijangkau, Wapres Gibran Pakai Motor Tinjau Kondisi Warga Kampung Waso
Kenaikan ini terdorong lompatan seluruh sektor saham, khususnya sektor material dasar 3,46%, industry naik 2,15%, consumer primer naik 2,16%, consumer non primer 1,98%, keuangan 1,49%, teknologi 1,44%, sektor energi 1,26%, kesehatan 0,98%, transportasi 0,64%, dan infrastruktur 0,17%.
Lompatan harga tersebut juga disumbangkan penguatan pesat saham big cap, seperti AMMN, MLPT, HRTA, INDY, BRMS, ARCI. Kenaikan pesat juga melanda saham MORA, CIBDK, ANTM hingga BYAN.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TRUK menguat 25% menjadi Rp 775, ALKA naik 24,84% menjadi Rp 4.020, JARR menguat 24,79% menjadi Rp 2.970, COIN naik 24,82% menjadi Rp 880, dan FUJI menguat 24,62% menjadi Rp 324. Lompatan juga melanda saham BRRC sebanyak 31,25% menjadi Rp 84 dan KIJA naik 24,85% menjadi Rp 206.

