IHSG Sesi I Melambung 2,02% Ditopang Saham Big Cap Prajogo Pangestu
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (10/4/2026), ditutup melambung sebanyak 147,87 poin (2,02%) menjadi 7.455,46. Rentang pergerakan 7.307-7.475 dengan nilai transaksi Rp 9,10 triliun.
Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan indeks seluruh sektor saham. Kenaikan tertinggi dicatatkan saham consumer primer 4,18%, keuangan 3,09%, sektor industry 2,41%, material dasar 2,17%, dan sektor property 2,26%, dan sektor 1,82%. Sebaliknya pelemahan melanda sektor kesehatan 0,10%.
Baca Juga
BEI: 13 Perusahaan Antre IPO, Target Listing Paling Lambat Juni 2026
Penguatan indeks juga ditopang lompatan harga sejumlah saham big cap, khususnya saham emiten Prajogo Pangestu antara lain TPIA menguat 12,98% menjadi Rp 5875, CUAN naik 7,48% menjadi Rp 1.365, BRPT naik 5,39% menjadi Rp 1.955, BREN naik 1,75% menjadi Rp 5.800. Kenaikan juga ditopang penguatan saham BBCA, BBRI, BMRI, ASII, PANI, CBDK, hingga UNTR.
Adapun saham dengan kenaikan paling pesat, saham pendatanga baru yang listing perdana hari ini, PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), naik langsung auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 34,52% menjadi Rp 226. ARA juga melanda saham TRUK 24,73% menjadi Rp 454, FITT melesat 24,82% menjadi Rp 342, dan ASPI menguat 21,05% menjadi Rp 458.
Meski tak ARA, saham berikut catatkan lompatan harga pesat PADI naik 30% menjadi Rp 130, BPTR menguat sebanyak 27,71% menjadi Rp 106, dan MEGA naik 19,37% menjadi Rp 3.020.
Baca Juga
BRI (BBRI) Umumkan Pengalihan Saham BRI-MI dan PNM-IM kepada Danantara
Kemarin, IHSG ditutup berbalik menguat sebanyak 28,38 poin (0,39%) menjadi 7.307. Sebaliknya pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 1,76 triliun. Net sell terbanyak disumbangkan BBCA sebanyak Rp 611,01 miliar, BBRI mencapai Rp 339,72 miliar, dan BMRI senilai Rp 207,02 miliar.
Kenaikan indeks terdorong penguatan sejumlah saham big cap yang didominasi emiten Prajogo Pangestu. Di antaranya, seperti TPIA naik 16,07% menjadi Rp 5.200, BREN naik 14% menjadi Rp 5.700, BRPT naik 5,10% menjadi Rp 1.855, dan CUAN menguat 3,25% menjadi Rp 1.270. Kenaikan juga didukung saham DSSA melesat 16,42% menjadi Rp 3.120 dan BYAN menguat 6,52% menjadi Rp 11.850.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham beriktu catatkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), PEGE melesat 34,71% menjadi Rp 163, HDFA naik 34,07% menjadi Rp 122, ASPI naik 25% menjadi Rp 380, saham TRUK naik 24,66% menjadi Rp 364, APIC naik 24,78% menjadi Rp 1.410, dan MSIN naik 24,74% menjadi Rp 1.185.

