IHSG Mendadak Terjun 2,16%, Semua Sektor Saham Berguguran
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/4/2026), ditutup anjlok lebih dari 163 poin (2,16%) menjadi 7.378. Rentang pergerakan 7.278-7.582 dengan nilai transaksi Rp 18,57 triliun.
Penurunan dipicu berlanjutnya kejatuhan saham big cap, seperti BREN dan DSSA. Penurunan juga dipicu pelemahan saham AMMN, TPIA, hingga BRPT.
Pelemahan juga dipicu atas koreksi seluruh sektor saham, seperti industry, energi, consumer primer, dan consumer non primer. Penurunan dalam juga melanda saham keuangan, teknologi, dan infrastruktur.
Baca Juga
BPK Periksa Kementerian PU, Temukan Potensi Kerugian Negara Rp 151,10 M
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SKBM naik 25% menjadi Rp 800, WBSA naik 24,88% menjadi Rp 1.330, dan PGLI menguat 24,53% menjadi Rp 264. Meski tak ARA, saham BAIK menguat 20,91% menjadi Rp 665 dan ALII naik 14,44% menjadi Rp 1.030.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 17,77 poin (-0,24%) menjadi 7.541 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 827,43 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI, BMRI, dan BBCA.
Adapun penurunan indeks kemarin dipicu pelemahan saham sektor energi, material dasar, dan properti. Tekanan juga datang dari kejatuhan dua saham big cap ini, yaitu BREN melemah 9,62% menjadi Rp 5.400 dan DSSA melemah 9,71% menjadi Rp 2.510.
Baca Juga
Astra International Umumkan Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru 2026, Rudy Jabat Presdir
Meski IHSG ditutup jatuh, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu COAL naik 33,96% menjadi Rp 71, BDMN naik 25% menjadi Rp 2.850, HOPE menguat 24,60% menjadi Rp 314, TALF naik 24,60% menjadi Rp 785, dan saham WBSA naik 24,56% menjadi Rp 1.065.
ARA juga melanda saham BOBA naik 24,56% menjadi Rp 284, BABY naik 24,54% menjadi Rp 406, BIKE naik 24,51% menjadi Rp 635, dan COCO menguat 24,40% menjadi Rp 520. Meski tak ARA, saham KOTA melambung 29,52% menjadi Rp 136.

