Makin Parah! IHSG Ditutup Terjun ke 6.956 hingga Saham Bank Berguguran
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/1/2025), anjlok parah sebanyak 60,22 poin (0,86%) menjadi 6.956. Torehan tersebut tercatat sebagai level penutupan terendah dalam enam bulan terakhir.
Kejatuhan indeks tersebut dipicu atas penurunan saham sektor perbankan bersamaan dengan berlanjutnya penurunan saham-saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu. Koreksi tersebut menjadikan penurunan IHSG year to date (ytd) telah mencapai 2,02%.
Baca Juga
Dipicu Aksi Ini, Saham Meratus Jasa (KARW) Anjlok Parah hingga Suspensi
Secara sectoral, penurunan dipicu atas koreksi saham sektor perbankan sebanyak 0,89%, sektor industry anjlok 0,54%, sektor kesehatan turun 1,36%, dan sektor consumer non primer melemah 0,94%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor material dasar, energi, consumer primer, property, transportasi, dan teknologi.
Meski IHSG terjun ke level terendah baru dalam enam bulan terakhir, enam saham justru catatkan penguatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) naik 34,55% menjadi Rp 74, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik 24,74% menajdi Rp 2.370, dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) naik 24,47% menjadi Rp 590.
ARA juga dicatatkan dua saham pendatang baru PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) naik 24,82% menjadi Rp 3.470 dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menguat 19,70% menjadi Rp 6.075. Begitu juga saham PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) kembali ARA sebanyak 19,78% menjadi Rp 10.900.
Baca Juga
Mantan Menlu Retno Marsudi Resmi Dipilih Jadi Komisaris Independen Vale Indonesia (INCO)
Sebaliknya pelemehan terdalam melanda saham PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC), PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), PT Pakuan Tbk (UANG), PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), dan PT Megapower Makmur Tbk (MPOW).
Kemarin, IHSG anjlok sebanyak 71,99 poin (1,02%) menjadi 7.016,88. Bahkan IHSG semapt sentuh level 6.986,59. Pemodala sing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 383,46 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 487,85 miliar, PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 155,80 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 64,14 miliar.
Grafik IHSG

