IHSG Mendadak Terjun 1,27% ke Bawah 7.500, Tekanan Datang dari BREN dan DSSA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga sahama gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (23/4/2026), ditutup anjlok sebanyak 95,64 poin (1,27%) menjadi 7.445. Rentang pergerakan 7.422-7.582 dengan nilai transaksi Rp 11,04 triliun.
Penurunan dipicu berlanjutnya kejatuhan saham big cap, seperti BREN dan DSSA. Penurunan juga dipicu pelemahan saham AMMN, TPIA, hingga BRPT.
Baca Juga
Pemerintah Umumkan Realisasi Investasi Triwulan I 2026 Tembus Rp 498,8 Triliun
Pelemahan juga dipicu atas koreksi seluruh sektor saham, seperti industry, energi, consumer primer, dan consumer non primer. Penurunan dalam juga melanda saham keuangan, teknologi, dan infrastruktur.
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SKBM naik 25% menjadi Rp 800, AMIN naik 25% menjadi Rp 300, WBSA naik 24,88% menjadi Rp 1.330, dan PGLI menguat 24,53% menjadi Rp 264. Meski tak ARA, saham KOBX melesat 26,78% menjadi Rp 234.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 17,77 poin (-0,24%) menjadi 7.541 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 827,43 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI, BMRI, dan BBCA.
Baca Juga
Hilirisasi Masih Jadi Primadona, Sumbang Realisasi Investasi Rp 147,5 Triliun di Triwulan I 2026
Adapun penurunan indeks kemarin dipicu pelemahan saham sektor energi, material dasar, dan properti. Tekanan juga datang dari kejatuhan dua saham big cap ini, yaitu BREN melemah 9,62% menjadi Rp 5.400 dan DSSA melemah 9,71% menjadi Rp 2.510.
Meski IHSG ditutup jatuh, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu COAL naik 33,96% menjadi Rp 71, BDMN naik 25% menjadi Rp 2.850, HOPE menguat 24,60% menjadi Rp 314, TALF naik 24,60% menjadi Rp 785, dan saham WBSA naik 24,56% menjadi Rp 1.065.
ARA juga melanda saham BOBA naik 24,56% menjadi Rp 284, BABY naik 24,54% menjadi Rp 406, BIKE naik 24,51% menjadi Rp 635, dan COCO menguat 24,40% menjadi Rp 520. Meski tak ARA, saham KOTA melambung 29,52% menjadi Rp 136.

