IHSG Akhirnya Jatuh ke 7.995 di Intraday Sesi II Hari Ini, Tekanan Datang dari Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/3/2026), kembali jatuh ke bawah level 8.000, tepatnya 7.955 usai tergerus 62 poin (0,78%) hanya dalam 30 menit setelah sesi II perdagangan dibuka.
Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan penutupan sesi I dengan kenaikan tipis 2 poin menjadi 8.018. Pelemehan tersebut sejalan dengan penurunan sejumlah pasar saham Asia memasuki sesi II hari ini.
Baca Juga
Sektor saham penekan utama indeks datang dari penurunan saham sektor material dasar, consumer primer, infrastruktur, transportasi, property, keuangan, dan property. Sebaliknya saham sektor consumer non primer masih catatkan kenaikan tipis.
Adapun saham yang menjadi penekan utama indeks datang dari pelemahan saham INCO, MORA, RATU, MDKA, PANI, TINS, RATU, INDY, hingga PTRO. Tekanan juga datang dari saham BREN, TPIA, dan BRPT.
Sebaliknya tiga saham beriut catatkan lompatan harga pesat, seperti saham MPWO naik 31,25% menjadi Rp 126, RMKO naik 25% menjadi Rp 725, dan SICO melesat 22,96% menjadi Rp 166.
Baca Juga
Dorong Pemerataan Konektivitas Indonesia, Mitratel (MTEL) dan AALTO Perkuat Kolaborasi
Kemarin, IHSG jatuh sebanyak 218 poin (2,65%) menjadi 8.016 dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 631,02 miliar oleh investor asing. Net sell terbanyak melanda saham MEDC senilai Rp 700,60 miliar, BBCA Rp 199,62 miliar, dan SMMA senilai Rp 131,75 miliar.
Penurunan indeks kemarin sejalan dengan kejatuhan seluruh pasar saham Asia, seperti Nikkei, Hang Seng, dan Strait Times. Penurunan dipicu atas serangan AS-Israel ke Iran. Kejatuhan dipicu penurunan seluruh sektor saham, kecuali saham sektor energi dengan kenaikan 1,54%.
Meski IHSG melemah, dua saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham OILS naik 34,69% menjadi Rp 264 dan ENRG naik 25% menjadi Rp 2.200. Kenaikan pesat juga melanda saham ELSA sebanyak 17,65% menjadi Rp 1.000, IFSH naik 17,32% menjadi Rp 2.100, dan MEDC menguat 15,65% menjadi Rp 1.995.

