Sempat Menguat, Rupiah Ditutup Melemah di Level Rp15.607
JAKARTA, Investortrust.id - Mata uang rupiah berada pada posisi melemah 19 poin pada perdagangan Kamis (15/2/2024). Sempat menguat 40 poin di level Rp15.622 terhadap dolar AS, sepanjang perdagangan hari ini mata uang rupiah mengalami fluktuasi hingga akhirnya ditutup melemah di rentang Rp15.600 - Rp15.670 per dolar AS.
Menurut analis rupiah yang sekaligus Direktur Utama PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi, terdapat berbagai faktor eksternal hingga internal yang membuat rupiah bergerak fluktuatif dan akhirnya ditutup melemah. Salah satunya adalah penguatan dolar ke level tertinggi pada awal pekan ini, yang merupakan lebel tertinggi dalam tiga bulan.
"Pasar mengurangi taruhan penurunan suku bunga di bulan Mei dan Juni. Alat CME Fedwatch menunjukkan bahwa para pedagang terus mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga pada bulan Mei dan Juni, di tengah meningkatnya ketidakpastian mengenai kapan The Fed akan mulai memangkas suku bunga," ucapnya, dikutip Investortrust, Kamis (15/02/2024).
Baca Juga
Optimisme Keberlanjutan Pemerintahan Dorong Rupiah Bisa Tembus Rp 14.800/Dolar
Ia menambahkan meskipun bank sentral Amerika Serikat telah memberikan sinyal penurunan suku bunga acuan tahun ini, The Fed hanya mengungkap sedikit petunjuk mengenai potensi waktu dan skala pemotongannya. Sejauh ini, The Fed telah mengisyaratkan pendekatan suku bunga yang sebagian besar berbasis data, dan hanya sedikit indikasi yang menggambarkan penurunan suku bunga akan dilakukan lebih awal.
"Kemungkinan pelonggaran pada pertemuan bulan Juni, menurut aplikasi probabilitas tingkat suku bunga LSEG. Dua pekan lalu, pasar memperkirakan penurunan suku bunga pertama akan terjadi pada bulan Mei. Beberapa pejabat Fed lainnya, termasuk Christopher Waller dan Mary Daly, akan memberikan pidato dalam beberapa hari ke depan, menawarkan lebih banyak isyarat mengenai kebijakan moneter," jelasnya.
Sementara itu, hasil quick count pilpres 2024 menjadi sentimen internal terkuat bagi rupiah pada perdagangan hari ini.
“Kemenangan pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, versi hitung cepat sudah dapat diprediksi. Jauh-jauh hari sebelum pemungutan berlangsung, mayoritas lembaga survei telah mengungkap tanda-tanda kemenangan Prabowo-Gibran bahkan untuk satu putaran," tandasnya.

