Ruang The Fed Turunkan Suku Bunga Sempit, Rupiah Dibuka Melemah Pagi Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Kurs rupiah dibuka melemah dalam perdagangan Selasa (11/3/2025) pagi hari ini. Berdasarkan data Yahoo Finance, kurs rupiah bergerak melemah 75 poin (0,46%) ke level Rp 16.409 per dolar Amerika Serikat (AS). Sebelumnya data Yahoo Finance mencatatkan mata uang rupiah ditutup di posisi Rp 16.334 per dolar AS pada Senin (10/3/2025).
Baca Juga
Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro mengatakan, tarif yang diberlakukan oleh pemerintahan AS Donald Trump telah menimbulkan kekhawatiran bahwa inflasi dapat meningkat, sehingga mempersulit Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga.
Dalam wawancara Minggu (9/3/2025), Trump menggambarkan ekonomi sedang mengalami "periode transisi," tetapi komentarnya gagal meredakan kecemasan investor. "Ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan Trump menambah kegelisahan pasar, meskipun ia memberikan pengecualian sementara atas tarif barang dari Kanada dan Meksiko," ungkap Andry dalam laporan tertulis, Selasa (11/3/2025).
Baca Juga
Ekonom Bank Mandiri itu juga mengatakan, ekspektasi inflasi konsumen AS pada tahun mendatang naik tipis menjadi 3,1% pada Februari 2025 dari 3% dalam 3 bulan sebelumnya, menandai level tertinggi sejak Mei. Ekspektasi ini naik untuk pertama kalinya dalam 4 bulan.
Selain melemah terhadap dolar AS, data Yahoo Finance juga menunjukkan kurs rupiah anjlok 110 poin (0,21%) di hadapan mata uang euro ke level Rp 17.799. Kemudian kurs rupiah juga tergelincir tipis 0,50 poin terhadap yen Jepang untuk bergerak ke level Rp 111,440.

