Kurs Rupiah Dibuka Lesu ke Rp 15.154/USD Kamis Pagi
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank dibuka lesu terdampak sentimen menguatnya indeks dolar Amerika Serikat, pada perdagangan Kamis (26/9/2024) pagi. Dilansir Yahoo Finance, kurs mata uang Garuda bergerak melemah 60 poin (0,40%) ke level Rp 15.154/USD, dibanding pada perdagangan hari sebelumnya ditutup di posisi Rp 15.094/USD.
Menurut Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro, dolar AS menguat seiring dengan imbal hasil US Treasury tenor panjang. Hal ini karena investor mempertimbangkan kembali risiko inflasi yang membandel yang mungkin terjadi, di tengah keinginan The Fed untuk memangkas suku bunga dan membantu pertumbuhan lapangan kerja.
"Hal ini sejalan dengan Gubernur The Fed Bowman yang menyatakan bahwa risiko kenaikan inflasi yang masih ada memerlukan pendekatan yang hati-hati dalam pemangkasan suku bunga oleh bank sentral, setelah pemangkasan agresif Fed Funds Rate sebesar 50 bps bulan ini," kata dia di Jakarta, Kamis (26/9/2024).
Baca Juga
Pasokan Libya Mereda hingga Stimulus China, Harga Minyak Dunia Anjlok 2% Lebih
Pengukur inflasi pasar AS akan diperbarui pada hari Jumat dengan dirilisnya indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE), pengukur pertumbuhan harga yang disukai The Fed. Sementara itu, penguatan indeks dolar AS juga didukung oleh depresiasi yen, karena Bank of Japan (BoJ) menyatakan bahwa mereka tidak terburu-buru untuk terus menaikkan suku bunga di tengah kondisi yang tidak menentu.
Sementara itu yield obligasi pemerintah RI tenor 10 tahun IDR turun 2,0 bps ke level 6,41% atau terpangkas 11,1 bps year to date. Sedangkan yield obligasi pemerintah RI tenor 10 tahun USD (INDON) naik 5,8 bps ke level 4,60% atau turun 21,5 bps ytd.
Baca Juga
Harga Emas Antam Konsolidasi, Turun Rp 2.000 Jadi Rp 1.461.000 per Gram
Sebelumnya, kurs Bank Mandiri mencatat mata uang rupiah kemarin terapresiasi 0,56% ke level Rp15.100/USD, atau terapresiasi 1,93% ytd hingga kemarin. Sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp 15.094/USD hingga Rp 15.192/USD.

