Sri Mulyani: Menkeu Nggak Ngomong Climate Change, Kayaknya Bukan Menkeu
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani menyebut peran menteri keuangan dalam dalam mekanisme perubahan iklim. Menurut Sri Mulyani, menteri keuangan sangat berperan dalam pembiayaan transisi energi dan perubahan iklim.
“Kalau kamu menteri keuangan nggak ngomong climate (change) kayaknya enggak benar-benar menteri keuangan,” kata Sri Mulyani dalam Climate Change and Indonesia’s Future: An Intergenerational Dialogue, Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2023).
Sri Mulyani mengatakan dalam Koalisi Menteri Keuangan untuk Perubahan Iklim, peran menteri keuangan sangat penting dalam penyelesaian persoalan perubahan iklim. Dia menyebut saat ini sudah terdapat 90 lebih menteri keuangan yang tergabung dalam koalisi tersebut.
Baca Juga
Erick Thohir Bersyukur Menkeu Happy gara-gara Dividen BUMN, memangnya Naik Berapa?
“Sekarang lebih dari 94 negara yang menteri keuangannya bergabung. Yang nggak join ini rasanya FOMO (fear of missing out/takut tertinggal), jadi bagus (untuk) create preassure,” kata dia.
Sri Mulyani mengatakan isu perubahan iklim kini tidak hanya menjadi pembicaraan para menteri lingkungan hidup. Bahkan sektor finansial dalam pembahasan perubahan iklim dulu sempat hanya menjadi sampingan.
“Tapi sekarang (finansial) di tengah karena financing menjadi penting,” ucap dia.
Baca Juga
Direktur Bank Dunia Curhat ke Menkeu Sri Mulyani, Ternyata Soal Ini
Saat ini, kata Bendahara Negara, para menteri keuangan di seluruh negara berupaya membuat ekosistem pendanaannya untuk perubahan iklim. Dia menyebut tujuannya tidak hanya difokuskan terhadap energi terbarukan karena ini harus ditransmisikan ke pasar.
“Sehingga banyak investment yang luar biasa untuk transisi dan distribusinya. Jadi jangan bayangkan perubahan iklim hanya membuat solar panel selesai, tapi ini very big complex untuk energi juga,” kata dia. (CR-7)

