Kurs Rupiah Ditutup Melemah Senin ke Rp 15.446/USD
JAKARTA. investortrust.id - Nilai tukar rupiah ditutup melemah dalam perdagangan Senin (9/9/2024). Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat kurs rupiah melemah 74 poin terhadap dolar Amerika Serikat hingga menyentuh Rp 15.446/USD. Sebelumnya, kurs rupiah bertengger di Rp 15.372/USD pada penutupan perdagangan Jumat (6/9/2024) lalu.
Yahoo Finance juga mencatat, kurs rupiah terhadap dolar AS bergerak melemah di pasar spot valas. Hingga pukul 15.30 WIB, kurs rupiah melemah 90 poin ke level Rp 15.450/USD. Kurs rupiah sebelumnya berada di posisi Rp 15.360/USD dalam penutupan perdagangan terakhir pekan lalu.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengungkapkan, saat ini, investor masih belum memutuskan skala pemangkasan suku bunga Federal Reserve yang diharapkan akhir bulan ini. "Investor masih mengamati pembacaan inflasi AS minggu ini untuk petunjuk lebih lanjut. Sementara, data tenaga kerja AS memang terpantau tidak dalam kondisi yang baik, namun tidak seburuk yang diperkirakan," kata Ibrahim dalam keterangan di Jakarta, Senin (9/9/2024).
Baca Juga
OPEC+ Tunda Kenaikan Produksi Minyak, Bagaimana Pengaruh ke Emiten Migas?
Angka laju pengangguran AS pada Jumat pekan lalu terpantau lebih rendah yakni sebesar 4,2%, dibandingkan periode sebelumnya yang berada di angka 4,3%. Sementara, tingkat upah secara bulanan naik 0,7% dari perkiraan kenaikan 0,3%. Demikian juga secara tahunan naik 3,8% dari perkiraan kenaikan 3,7%.
Hal ini berujung pada ekspektasi pemangkasan suku bunga bank sentral AS (The Fed), lewat CME FedWatch Tool, tetap tinggi namun semakin meningkat untuk pemotongan sebesar 25 basis poin (bps) dibandingkan 50 bps. "Sehingga, dolar AS mengalami rebound dan tekanan terhadap rupiah kembali terjadi di awal perdagangan minggu ini," paparnya.

