Kurs Rupiah Menguat Kamis Sore
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada Kamis (29/8/2024) sore. Kurs Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat, mata uang Garuda menguat 67 poin ke level Rp 15.409/USD, dibanding kemarin berada di posisi Rp 15.476/USD.
"Investor tengah fokus pada data inflasi utama ekonomi AS, untuk mendapatkan petunjuk besarnya potensi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan September. Komentar dovish terbaru dari Federal Reserve memperkuat ekspektasi untuk penurunan suku bunga pada bulan September, yang juga menjadi pertanda baik bagi pasar saham," kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangan di Jakarta, Kamis (29/8/2024).
Baca Juga
Emas Antam Turun Harga Rp 10.000 per Gram, Mau Borong Hari Ini?
Menurut dia, dolar juga sensitif terhadap pergerakan di pasar ekuitas tahun ini.
Menanti data PDB AS
Pada minggu ini, lanjut Ibrahim, fokus investor pada data produk domestik bruto AS dan data indeks harga personal consumption expenditures (PCE) untuk isyarat ekonomi lainnya di negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu. Indeks PCE merupakan pengukur inflasi pilihan The Fed.
"Pasar memperkirakan peluang sekitar 63,5% untuk pemangkasan suku bunga AS sebesar 25 basis poin pada bulan September. Sedangkan untuk pemangkasan sebesar 50 basis poin peluangnya 36,5%, menurut alat CME FedWatch," paparnya.
Baca Juga
Selain itu, investor menunggu rilis data inflasi zona euro bulan Agustus akhir minggu ini. Inflasi tersebut dapat memberikan petunjuk tentang jalur kebijakan moneter Bank Sentral Eropa.
"Selasa depan, para trader bertaruh Bank of England akan melambat dalam pelonggaran kebijakan moneter daripada The Fed," ujarnya.

