Kurs Rupiah Ditutup Merosot Kamis Sore
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah ditutup merosot dalam perdagangan valas Kamis (10/10/2024) sore, imbas menguatnya indeks dolar Amerika Serikat. Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat kurs rupiah merosot 51 poin ke level Rp 15.658/USD, dibanding pada perdagangan hari sebelumnya bertengger di posisi Rp 15.607/USD.
Pada perdagangan di pasar spot valas yang dipantau Yahoo Finance, mata uang Garuda cenderung bergerak melemah terhadap greenback. Kurs rupiah bergerak melemah 45 poin (0,29%) ke level Rp 15.660/USD. Adapun pada perdagangan sebelumnya, kurs rupiah sempat berada di level Rp 15.615/USD
"Dolar yang lebih kuat menekan IDR. Dolar mempertahankan kenaikan terhadap sebagian besar mata uang utama," kata Presiden Komisaris HFX International Berjangka Sutopo Widodo, kepada Investortrust, Jakarta, Kamis (10/10/2024).
Baca Juga
Indeks Dolar Melemah, Kurs Rupiah Dibuka Terkoreksi Kamis Pagi
Indeks dolar bertahan di kisaran 102,9 pada perdagangan hari Kamis ini, berada pada level tertinggi dalam hampir dua bulan terakhir. Hal itu seiring investor hari ini bersiap menghadapi rilis laporan indeks harga konsumen AS bulan September 2024, yang dapat memengaruhi keputusan suku bunga Federal Reserve pada bulan November.
Notulen rapat The Fed bulan September mengungkapkan, para pembuat kebijakan berbeda pendapat tentang seberapa agresif pemangkasan suku bunga acuan di negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu. Tetapi, akhirnya, mereka memutuskan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin, sebagai upaya untuk menyeimbangkan penargetan inflasi dengan meningkatnya risiko pasar tenaga kerja.
Baca Juga
Jelang Pergantian Pemerintahan, Penjualan Eceran Diperkirakan Tetap Tumbuh dan Inflasi Menurun

