Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, BBRI, PTBA, ADMR, MEDC, dan PTRO
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat, dengan diperkirakan bergerak di range 7.275-7.355 pada perdagangan hari ini. Tim Riset InvestasiKu merekomendasi sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bukit Asam (PTBA), Adaro Minerals Indonesia (ADMR), Medco Energi Internasional (MEDC), dan Petrosea (PTRO).
“IHSG pada perdagangan Kamis, 18 Juli 2024, ditutup menguat pada level 7.321 (naik 96,85 poin atau 1,34%). Pasar mencermati dilantiknya wakil menteri keuangan baru (Thomas Djiwandono sebagai tambahan wakil menteri keuangan II),” kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Jumat (19/7/2024).
Baca Juga
Harga Emas Antam Diskon Rp 8.000 per Gram Pasca Cetak Rekor Baru
Kandidat Menkeu Baru
Cheril membeberkan pula, Presiden Joko Widodo kemarin resmi melantik Thomas Djiwandono sebagai wakil menteri keuangan II pada Kamis (18/7/2024). Ia merupakan anak mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Soedradjad Djiwandono sekaligus keponakan Prabowo Subianto, yang kini menjadi Bendahara Partai Gerindra.
"Selain wamenkeu, tedapat juga wamentan dan wamenves baru yang dilantik kemarin. Sebelumnya, Thomas pernah dirumorkan akan menjabat posisi menteri keuangan berikutnya, setelah dia bergabung dalam Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di bidang ekonomi dan keuangan," tuturnya.
Sementara itu, pada April 2024, Reuters melaporkan Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri juga merupakan salah satu kandidat yang dipertimbangkan oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Pemilihan menteri keuangan untuk pemerintahan berikutnya berpotensi memengaruhi persepsi investor asing terhadap Indonesia.
Sentimen Global
Di pasar global, investor mencermati klaim pengangguran Amerika Serikat naik. Hal ini memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan The Fed makin nyata. Data klaim pengangguran mingguan yang berakhir 13 Juli 2024 lalu menunjukkan kenaikan signifikan ke level 243 ribu orang, dari pekan sebelumnya sebesar 229 ribu orang.
"Data dari Biro Ketenagakerjaan AS ini semakin menunjukkan pelemahan di sektor tenaga kerja AS sehingga membuat potensi pemangkasan suku bunga The Fed semakin visible. Berdasarkan survei CME, pelaku pasar melihat probabilitas 91% untuk pemangkasan suku bunga 25 bps di September 2024," ujar Head of Research Mega Capital Sekuritas ini.
Ia mengungkapkan, kemarin waktu setempat, indeks harga saham teknologi Nasdaq rebound setelah emiten semikonduktor TSMC (supplier Apple) mencatatkan kenaikan kinerja yang signifikan dan revisi naik pendapatan. Ini berkat outlook permintaan yang tinggi terhadap komponen pendukung teknologi kecerdasan buatan.
Baca Juga
Harga Minyak Cenderung ‘Flat’, tapi WTI Sudah Naik 15,6% Ytd
Dari Eropa, mayoritas indeks menguat setelah European Central Bank (ECB) sesuai perkiraan menahan suku bunga acuan, di level 4,25%. Hal ini didukung oleh perlambatan aktivitas ekonomi di Euro Area. Namun, ECB masih menunjukkan keraguan dalam memangkas suku bunga akibat penurunan inflasi yang belum merata di Euro Area.
"Hari ini, pelaku pasar akan menanti berbagai komentar dari pejabat The Fed seperti Williams, Bowman, dan Bostic," ucapnya.
(Disclaimer on)

