Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 16.095/USD Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Kurs rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat dalam penutupan perdagangan Selasa (28/5/2024). Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), mata uang rupiah melemah 31 poin ke level Rp 16.095/USD dibandingkan sebelumnya yang berada di posisi Rp 16.064/USD.
Sementara berdasarkan pantuan di pasar spot seperti dilansir Yahoo Finance, nilai tukar rupiah melemah 26 poin ke posisi Rp 16.085/USD. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah berada di level Rp 16.059/USD.
Analis rupiah Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelaku pasar pekan ini mengalihkan fokus kepada data indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat, yang akan dirilis pada Jumat (31/5/2024) waktu setempat. Angka tersebut merupakan ukuran inflasi pilihan Federal Reserve, dan kemungkinan akan menjadi faktor dalam kebijakan bank sentral AS mengenai penurunan suku bunga acuan Fed Funds Rate.
"Pembacaan PCE muncul, karena para pedagang terus memperkirakan ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed tahun ini," kata Ibrahim dalam keterangan pada Selasa (28/5/2024).
Alat CME Fedwatch menunjukkan para pedagang sekarang mengantisipasi peluang lebih besar untuk mempertahankan suku bunga FFR pada September 2024, dibanding sebelumnya yang secara luas memperkirakan penurunan suku bunga. Tren ini terjadi ketika pejabat The Fed memperingatkan bahwa inflasi yang tinggi akan menghalangi bank sentral untuk melakukan pelonggaran kebijakan lebih awal.
Meskipun pengumuman PCE pada Jumat nanti diperkirakan menunjukkan sedikit penurunan tekanan harga, inflasi diperkirakan masih akan tetap jauh di atas target tahunan The Fed sebesar 2%. Hal ini membuat para pedagang mulai memperkirakan peluang lebih besar bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunganya pada September mendatang.
"Sedangkan ekspektasi sebelumnya memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin," tandas Ibrahim.
Baca Juga
Manulife Sebut Data Inflasi AS Jadi Penyebab Pasar Obligasi Melemah

