Analis Prediksi Rupiah Ditutup Melemah Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Rupiah dibuka melemah dalam pembukaan perdagangan Senin (26/02/2024). Mata uang rupiah tergelincir ke level Rp 15.634 per dolar Amerika Serikat.
Direktur Utama PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, perkasanya dolar AS disebabkan komentar pejabat The Fed yang hawkish. Selain itu, data tenaga kerja di negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu masih kuat. "Hal ini semakin melemahkan taruhan awal penurunan suku bunga The Fed AS," ujar Ibrahim pada Senin (26/02/2024).
Baca Juga
Kurangi Ekspektasi Penurunan FFR
Sementara itu, salah satu anggota Dewan Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan pada Kamis malam waktu AS bahwa ia memerlukan lebih banyak bukti bahwa inflasi sedang mendingin. Langkah hati-hati ini dilakukan sebelum bank sentral negeri adidaya itu mempertimbangkan penurunan suku bunga acuan Fed Funds Rate.
"Alat CME Fedwatch pun menunjukkan para pedagang semakin mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada bulan Mei dan Juni nanti," ucap Ibrahim.
Analis rupiah tersebut memprediksi mata uang Garuda bergerak fluktuatif pada hari ini. Namun, lanjut dia, akan ditutup melemah di rentang Rp 15.580 - Rp 15.650 pada penutupan perdagangan Senin (26/02/2024).

