Awal Pekan, Rupiah Dibuka Melemah ke 16.220/USD
SAMOSIR, investortrust.id - Pada pembukaan perdagangan valas di pasar spot awal pekan ini, Senin (29/4/2024), nilai tukar rupiah kembali tergelincir terhadap dolar Amerika Serikat. Berdasarkan pantauan perdagangan spot antarbank yang dilansir Yahoo Finance, rupiah tergelincir 16 poin ke level Rp 16.220/USD.
Menurut Direktur Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Juli Budi Winantya, tren depresiasi rupiah tidak lepas dari perkembangan indeks nilai tukar dolar AS. "Pelemahan rupiah sampai setidaknya 23 April 2024 tercatat 5,07% year to date," kata Juli saat ditemui di Samosir, Sumatera Utara, Minggu (28/4/2024).
Ia mengatakan, BI akan terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah dengan mengoptimalkan seluruh instrumen yang tersedia. Ini baik melalui intervensi di pasar valas secara spot maupun Domestic Non Deliverable Forward (DNDF).
"Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, perbankan, dan dunia usaha. Ini untuk mendukung implementasi instrumen penempatan valas DHE SDA," tutup Juli.
Baca Juga
DHE SDA merupakan devisa yang dihasilkan dari kegiatan ekspor barang, yang berasal dari pengusahaan, pengelolaan, dan/atau pengolahan sumber daya alam.
Baca Juga
DHE SDA merupakan devisa yang dihasilkan dari kegiatan ekspor barang, yang berasal dari pengusahaan, pengelolaan, dan/atau pengolahan sumber daya alam.

