Rupiah Rebound ke Rp 16.159/USD, Diproyeksikan Penguatan Dolar Sudah Terbatas
JAKARTA, investortrust.id - Rupiah akhirnya rebound terhadap dolar Amerika Serikat pada Kamis (18/4/2024) pagi. Kurs uang Garuda terhadap greenback sebesar Rp 16.159 berdasarkan data RTI.
Nilai tukar rupiah menguat 32 poin atau 0,20% Kamis ini hingga pukul 09.42 WIB. Namun, secara year to date, rupiah terkoreksi terhadap USD sekitar 4,96% dan secara year on year 8,47%.
"Saat ini, pelemahan nilai tukar rupiah (terhadap dolar AS) mulai terbatas," kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Kamis (18/4/2024).
Dolar AS tercatatat juga melemah terhadap yen Jepang Kamis pagi ini, ke level 154,05, atau melemah 0,21%. Dolar juga melemah 0,01% terhadap euro, ke level 1,0671.
Sementara itu, dolar AS tercatat menguat terhadap pound sterling Inggris 0,07%, ke level 1,2461.
Dolar Stabil Tinggi
Sementara itu, dolar Amerika Serikat secara umum stabil tinggi terhadap hard currencies pada Rabu (17/4/2024), setelah Ketua Dewan Gubernur The Fed Jerome Powell dan pejabat lain menyatakan bahwa suku bunga acuan AS kemungkinan akan tetap lebih tinggi untuk waktu lebih lama. Komentar ini menjaga yen tetap berada di dekat posisi terendah dalam 34 tahun terakhir.
Melansir dari Reuters pada Rabu (17/4/2024) ini, para pejabat tinggi bank sentral AS termasuk Powell pada Selasa lalu waktu AS tidak memberikan panduan apa pun tentang kapan suku bunga dapat diturunkan. Mereka malah mengatakan bahwa kebijakan moneter perlu bersifat restriktif lebih lama, sehingga menghancurkan harapan investor akan pelonggaran yang signifikan pada tahun ini.
Baca Juga
Analis Bank Mandiri Ungkap Penyebab Pelemahan Rupiah Usai Libur Lebaran
