BPS Waspadai Harga Tiket Pesawat Berisiko Sumbang Inflasi Momen Lebaran 2024
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mewaspadai sektor transportasi berpotensi sebagai salah satu penyumbang kenaikan inflasi pada momentum Ramadan dan Idulfitri 2024, yakni periode Maret dan April 2024.
Deputi Bidang Statisktika Distribusi dan Jasa, BPS, Pudji Ismartini menyebutkan, tarif angkutan udara, angkutan antarkota dan kereta api perlu diwaspadai mengalami kenaikan.
BPS mencatat inflasi angkutan udara paling tinggi terjadi di April 2022, yaitu sebesar 9,31%. Sedangkan untuk tarif angkutan antarkota mengalami inflasi cukup tinggi pada April 2023 yaitu sebesar 12,36%.
Baca Juga
"Di sini terlihat bahwa kelompok transportasi selalu mengalami inflasi selama momentum ramadan dan Idul Fitri," ucapnya pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (25/3/2024).
Pudji pun mengatakan kalau kelompok angkutan udara selalu mengalami inflasi baik di momen Ramadan maupun Idulfitri di setiap tahunnya sejak 2021, kecuali saat April 2021.
"Februari kemarin angkutan udara menunjukkan tercatat mengalami inflasi sebesar 1,17%," terang Pudji.
Baca Juga
Adapun untuk angkutan antarkota juga cenderung sering mengalami inflasi. Inflasi tertinggi untuk angkutan antarkota ini terjadi pada Idulfitri, yakni April 2023 dengan inflasi 12,36%,
"Dan pada Februari untuk angkutan antarkota sebesar 0,05% (kenaikan inflasi)," tandasnya.

