3 Pekan Jelang Tutup Buku, Realisasi Belanja Negara 2023 Tembus Target
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut realisasi belanja negara menembus target sesuai Perpres Nomor 75 Tahun 2023. Dalam aturan APBN 2023 Revisi tersebut, target belanja negara yaitu Rp 3.117,2 triliun. Sebelum direvisi belanja negara ditargetkan Rp 3.061,2 triliun.
“Realisasi di Rp 3.121,9 triliun jadi lebih tinggi dari APBN dan Perpres, atau 102% dari APBN dan 100,2% dari Perpres,” kata Sri Mulyani saat menggelar Konferensi Pers Kinerja dan Realisasi APBN 2023, di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (2/1/2024).
Dari angka tersebut, belanja pemerintah pusat membukukan sebesar Rp 2.240,6 triliun. Belanja yang mengalami kenaikan pesat yaitu pada Belanja Kementerian/Lembaga (K/L). Belanja K/L tercatat sebesar Rp 1.153,5 triliun atau 115,2% dari APBN dan Perpres.
Baca Juga
Belanja K/L terbesar digunakan membayar gaji dan tunjangan, serta memberikan tunjangan kinerja dan honorarium yaitu dengan total sebesar Rp 260,9 triliun.
Sementara itu, realisasi belanja barang K/L pada tahun 2023 yaitu Rp 428,4 triliun. Tiga kementerian, yaitu Kementerian Kesehatan, Kementerian PUPR, dan Kementerian Agama membukukan realisasi masing-masing Rp 32 triliun, Rp 56,9 triliun, dan 23,3 triliun. Komisi Pemilihan Umum juga membukukan realisasi pengeluaran sebesar Rp 18,2 triliun.
Untuk belanja modal, Kementerian PUPR dan Kementerian Pertahanan membukukan belanja terbesar. Kementerian PUPR mencatatkan belanja modal sebesar Rp 103,6 triliun. Adapun Kementerian Pertahanan mencatatkan Rp 70,9 triliun.
Biaya besar Kementerian Pertahanan digunakan untuk memodernisasi transportasi taktis darat, persenjataan dan amunisi, serta alat penginderaan milik Polri. Untuk TNI, belanja modal digunakan untuk peningkatan alat apung, kapal perang RI, kapal AL, kendaraan tempur dan taktis, pesawat udara, rudal, dan kapal selam.
Sementara itu belanja non-K/L berada di bawah target APBN dan Perpres. Belanja non-K/L tercatat Rp 1.087,2 triliun atau 83,5 dari APBN 2023 Revisi.

