Jelang Tutup Tahun, Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri (PDN) Kementerian – Pemda Capai 41,7%
JAKARTA, investortrust.id -Kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah (Pemda) tercatat baru belanjakan Rp 483 triliun untuk produk dalam negeri (PDN). Angka ini didapat dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) untuk Kementerian dan Lembaga hingga 16 September 2024.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan nilai tersebut baru mencapai 41,7% dari total nilai rencana belanja pengadaan yang diumumkan di SIRUP, yakni mencapai Rp 1.159 triliun. Meski begitu, Agus optimistis nilainya dapat terealisasi sebagaimana yang sudah direncanakan.
Baca Juga
“Masih ada waktu untuk mengejar belanja pengadaan PDN untuk tahun ini, dan saya yakin hasil tahun ini akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ucap Menperin Agus dalam acara Rapat Kerja Tim Nasional Pokja Timnas Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2024).
Untuk mengoptimalkan belanja produk dalam negeri, Menperin mengatakan akan mendorong sinergi antara Pokja Timnas P3DN dengan masing-masing instansi. Hal ini akan ditopang oleh terbentuknya sistem peningkatan penggunaan produk dalam negeri.
“Perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, pengawasan, hingga pemberian penghargaan kinerja P3DN terbaik juga sudah dilaksanakan. Oleh karena itu, ayo kita optimalkan sistem ini dan tingkatkan realisasi belanja produk dalam negeri kita. Tidak ada lagi alasan untuk tidak menggunakan produk dalam negeri,” terangnya.
Baca Juga
Presiden: Penggunaan Produk Dalam Negeri Kecil 41% di Pemerintah Kabupaten
Adapun, berdasarkan data yang diungkapkan Kemenperin, realisasi belanja produk dalam negeri (PDN) meningkat cukup signifikan dari 2022 hingga saat ini. Pada 2022, kementerian, lembaga dan Pemda telah membelanjakan Rp 440,3 Triliun untuk PDN, yang melampaui target belanja PDN minimal Rp 400 triliun sesuai amanat Inpres Nomor 2 Tahun 2022.
Sedangkan pada 2023, kementerian, lembaga dan Pemda telah membelanjakan Rp 582,5 triliun untuk PDN. Nilai tersebut naik sebesar 32,3% jika dibandingkan dengan 2022.

