Investasi Terbesar di Industri Logam Dasar dan Barang Logam Rp 200,3 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Realisasi investasi tahun 2023 terbesar di industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya, menembus Rp 200,3 triliun. Berikutnya, peringkat kedua, di sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi senilai Rp 159,8 triliun.
Ketiga, di sektor pertambangan senilai Rp 156,5 triliun. Keempat, di sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp 115,2 triliun. Kelima, di sektor industri kimia dan farmasi Rp 105,0 triliun.
Sementara itu, sepanjang Januari-Desember 2023, total realisasi investasi di Indonesia menembus Rp 1.418,9 triliun dan menyerap tenaga kerja Indonesia (TKI) 1.823.543. Realisasi investasi itu melebihi target tahun lalu.
Hal itu disampaikan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia saat memaparkan perkembangan realisasi investasi di Indonesia. “Pada Januari-Desember 2023, realisasi investasi sebanyak Rp 1.418,9 triliun. Capaian ini sebanyak 101,3% dari target yang ditetapkan Presiden (Joko Widodo) Rp 1.400 triliun pada 2023,” katanya di Jakarta, Rabu (24/01/2024).
Baca Juga
Investasi ini terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) Rp 744,0 triliun (52,4%). Sisanya, Penanaman Modal Dalam Negeri Rp 674,9 triliun (47,6%).
Ia menjelaskan lebih lanjut, realisasi investasi pada 2023 tercatat juga lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Kementerian Investasi/BKPM mencatat realisasi pada 2022 mencapai Rp 1.207,2 triliun.
Didominasi Luar Jawa
Realisasi pada 2023 tersebut didominasi investasi di Luar Jawa, mencapai Rp 730,8 triliun. Angka itu sebanyak 51,5% dari total investasi di Tanah Air.
“Sedangkan di Jawa, realisasi investasi Rp 688,1 triliun. Ini setara 48,5% dari total investasi di Indonesia,” kata Bahlil.
Baca Juga
Konsorsium Brunei Darussalam Siap Jajaki Investasi di IKN Rp 7 Triliun

