Menkeu Janji Cairkan Bantuan Pemerintah Pusat Rp 20,5 Triliun pada 490 Kabupaten/Kota Hari Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pemerintah telah mengalokasikan bantuan pemerintah pusat sebesar Rp 20,5 triliun untuk 490 kabupaten/kota. Alokasi anggaran tersebut siap dicairkan mulai hari ini.
“Jadi, peran Kemenkeu bukan hanya bagi-bagi anggaran saja. Tapi bagi, monitor, dan kendalikan. Jadi, peran Anda sekalian amat penting untuk menjaga rakyat dan NKRI,” kata Purbaya, dalam keterangan resminya, saat kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (7/8/2026).
Purbaya menjelaskan bahwa bahwa bantuan pemerintah pusat digunakan untuk memastikan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dapat dilakukan tepat waktu.
Saat media brief di kantornya Rabu (5/8/2026), Purbaya mengatakan bahwa besaran bantuan yang diterima masing-masing daerah dihitung berdasarkan kebutuhan riil dan kemampuan fiskalnya.
Baca Juga
Bantuan Pemerintah untuk Korban Bencana Sumatra: Hunian Tetap hingga Uang Rp5 Juta
"Rp 20,5 triliun untuk 490 pemerintah daerah. Saat ini masih diproses administrasinya. Kita hitung berdasarkan anggaran masing-masing daerah dan kekurangannya seperti apa. Semua bisa dideteksi, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar mencukupi kebutuhan daerah," ujar dia.
Purbaya menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto yang memberikan perhatian besar terhadap kondisi fiskal sejumlah daerah.
“Pemerintah pusat juga mendengarkan aspirasi dari pemerintah daerah yang mengalami kesulitan dalam melakukan pembayaran gaji pegawainya,” ucap dia.
Eks bos Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tersebut, pendekatan tersebut dilakukan agar bantuan pemerintah pusat tepat sasaran dan mampu memperkuat kondisi keuangan daerah. Dengan demikian, pemerintah daerah diharapkan dapat menjalankan kewajiban fiskalnya secara optimal tanpa menghadapi persoalan pembayaran gaji sebagaimana terjadi di sejumlah daerah sebelumnya.

