Rupiah Bergerak Melemah Terhadap Dolar AS Jelang Pengumuman RDG BI
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Rupiah bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (22/7/2026). Rupiah melemah 0,25% menjadi Rp 17.932 per dolar AS.
Pelemahan tak hanya terjadi kepada rupiah. Sejumlah mata uang di kawasan Asia turut terjadi pelemahan.
Yuan China terpantau melemah sebesar 0,05%. Pelemahan lainnya juga terjadi pada ringgit Malaysia yang sebesar 0,16%, dolar Singapura sebesar 0,06%, dan baht Tailan sebesar 0,17%.
Baca Juga
Rupiah Bergerak Menguat, Pasar Masih Was-Was dengan Kondisi di Selat Hormuz
Sementara itu, won Korea Selatan, rupee India, dan dolar Hong Kong terpantau menguat dari dolar AS. Won menguat sebesar 0,12%, rupee menguat 0,22%, dan dolar Hong Kong menguat 0,02%.
Ekonom Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan bahwa pelemahan rupiah terhadap dolar AS muncul karena tensi geopolitik yang masih tinggi di Timur Tengah.
"Yang menyebabkan kenaikan harga inyak mentah dunia dan indeks dolar AS," kata Lukman.
Lukmam mengatakan pelemahan rupiah terhadap dolar AS diperkirakan terbatas.
"Investor mengantisipasi kenaikan suku bunga 25 bps pada RDG BI sore ini," ucap dia.
