Bukan Hanya Melatih Garuda Pertiwi, Satoru Mochizuki Punya Tugas Ganda
JAKARTA, investortrust.id – Selain melatih Garuda Pertiwi, Satoru Mochizuki diberi tugas ganda oleh PSSI. Pelatih asal Jepang itu diminta membangun dan mengembangkan sepak bola putri Indonesia.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara resmi menandatangani kontrak dengan Satoru Mochizuki. Mantan pemain Urawa Red Diamonds dan Kyoto Sanga itu dikontrak dua tahun dan diberi dua tugas. Pertama, melainkan Garuda Pertiwi. Kedua, mengembangkan sepak bola putri di Indonesia.
Menurut Erick Thohir, PSSI tidak hanya fokus pada Garuda Pertiwi semata. Dia juga menyatakan PSSI tidak melupakan sisi pembinaan. Untuk mendukung kompetisi atau liga sebagai kunci pembinaan, PSSI sedang menyusun cetak biru kompetisi wanita dari usia muda, sebelum menggulirkan Liga 1 Putri.
Baca Juga
Tunjuk Pelatih Jepang Tangani Garuda Pertiwi, Erick Thohir Yakin Sepak Bola Putri Bangkit
“Intinya, perlu waktu. Salah satunya, akhir bulan ini akan digelar turnamen putri usia muda U-10 dan U-14. Ini awal karena harus dimulai dari usia 9, 12, 14 tahun, yang menandakan pembinaan dari bawah,” ujar Erick Thohir.
Karena itu, Satoru Mochizuki tidak hanya melatih Garuda Pertiwi. Dia juga ditugaskan untuk membagi ilmu kepelatihan kepada para pelatih Indonesia sehingga ilmu sepak bola Jepang bisa diterapkan di Indonesia.
Bagi Erick Thohir, kedatangan Satoru Mochizuki menjadi langkah awal membangun lebih tinggi potensi sepak bola putri Indonesia, yang sebenarnya memiliki sumber daya sangat melimpah.
“Jadi, grassroot harus kita bangun. Lalu, dibuat zona-zona yang diikuti klub, sehingga baru bisa dijadikan liga. Turnamen-turnamen muda ini bisa menyalurkan kompetisi dan menampung bakat sepak bola putri kita,” tutup Erick Thohir.
Baca Juga
Zinedine Zidane dan Ole Gunnar Solskjaer Masuk Bursa Pelatih Bayern Muenchen

