Dompet Dhuafa dan Parfi 56 Galang Dana untuk Seniman Lewat Pertunjukan 'Meradjoet Sendja'
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Dompet Dhuafa dan Persatuan Artis Film Indonesia 1956 (Parfi 56) memperkuat kolaborasi dengan menggalang dana sosial melalui pertunjukan orkestrasi kebangsaan Meradjoet Sendja. Seluruh hasil penjualan tiket pertunjukan tersebut akan disalurkan ke Social Fund untuk membantu seniman dan budayawan yang membutuhkan.
Pertunjukan yang diproduseri dan disutradarai Olivia Zalianty itu akan digelar pada 26 Agustus 2026 di Gedung Kesenian Jakarta. Program ini menjadi puncak Bakti Seniman Nusantara, sekaligus aksi perdana Social Fund hasil kolaborasi Dompet Dhuafa dan Parfi 56.
Ketua Umum Parfi 56, Marcella Zalianty mengatakan, Social Fund dibentuk untuk memberikan dukungan yang lebih terstruktur bagi para pekerja seni. Dana tersebut diharapkan menjadi jaring pengaman ketika seniman memasuki masa sulit atau tidak lagi memiliki penghasilan tetap.
Baca Juga
Lazuna Chicken dan Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Makanan Siap Saji untuk Penyintas Kebakaran Tallo
“Saya pikir gimana caranya supaya kita tidak bergerak dengan mendadak ketika ada urgensi. Yuk kita coba bangun sebuah Social Fund,” kata Marcella dalam konferensi pers di Kantor Dompet Dhuafa, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Melalui Meradjoet Sendja, menurut Marcella, Dompet Dhuafa dan Parfi 56 ingin menggabungkan kegiatan seni dengan aksi sosial. Dana dari tiket akan masuk sepenuhnya ke Social Fund untuk mendukung seniman dan budayawan yang memasuki masa senja serta kelompok dhuafa.
“Seluruh dari hasil penjualan tiket dari tontonan Meradjoet Sendja ini langsung sepenuhnya 100% kita kontribusikan kepada Social Fund Parfi 56 dan Dompet Dhuafa,” ujar Marcella.
Wakil Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Herdiansah mengatakan, kolaborasi tersebut bukan program sesaat. Kerja sama dengan Parfi 56 telah berjalan sejak 2024 melalui sejumlah kegiatan sosial dan pemberdayaan.
Baca Juga
“Program ini bukan program sekali jalan dan selesai. Saya ingin informasikan bahwa program ini sudah berjalan dari tahun 2024,” kata Herdiansah.
Membawa Narasi Kebangsaan
Marcella Zalianty menjelaskan, pertunjukan ini akan membawa narasi sejarah dan kebangsaan melalui empat babak, mulai dari Fajar Nusantara hingga Pertemuan Satu Malam. Pementasan melibatkan sejumlah aktor dan penyanyi, serta sekitar 200 paduan suara dan 500 pelajar dalam bagian finale.
Selain menjadi pertunjukan seni, kata dia, Meradjoet Sendja diharapkan menjadi sarana memperkuat pendekatan budaya dalam kegiatan filantropi. Kolaborasi tersebut menempatkan seni bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai instrumen untuk menjaga martabat dan kesejahteraan pekerja seni.
Tiket Meradjoet Sendja tersedia melalui mitra resmi Loket.com. Informasi mengenai kategori dan harga tiket dapat diakses melalui kanal resmi Parfi 56 di media sosial @parfi56.

