Lewat Program BesTeam, Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Wujudkan Bright Generation untuk Anak Yatim
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial, Dompet Dhuafa meluncurkan program inovatif baru bertajuk "BesTeam" (Bestian Sama Yatim). Program BesTeam dirancang melalui berbagai intervensi pemberdayaan yang mencakup pendidikan, kesehatan, pengembangan bakat, hingga penguatan kemandirian ekonomi.
Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika Herdiansah mengungkapkan, program ini dibangun di atas empat nilai utama, yaitu best heart, best mind, best future, dan best impact sebagai fondasi untuk mewujudkan generasi yatim yang lebih cerah (bright generation). Hingga saat ini, program muliakan anak yatim Dompet Dhuafa sudah lebih dari 23.842 anak yatim terdampingi, lebih dari 1.239 jiwa penerima beasiswa.
"Terdapat empat nilai utama program ini yakni best mind dengan membangun kecerdasaan dan pendidikan agar anak yatim memiliki masa depan yang mandiri, best future dengan menghadirkan peluang dan harapan agar mereka menjadi generasi yang berdaya, best heart dengan menumbuhkan kasih sayang, kepercayaan diri dan kekuatan mental untuk mereka hingga best impact untuk menghadirkan dampak yang optimal bagi sekitar agar merangkul mereka," ujar Herdiansah dalam acara Konferensi Pers dan Peluncuran Program BesTeam di Antara Heritage Center, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Sementara itu, Ketua Panitia Program BesTeam Widodo menegaskan bahwa esensi dari program ini adalah menempatkan anak-anak yatim sebagai subjek utama, bukan sekadar objek dari sebuah aksi sosial.
"Saya ingin menekankan bahwa hari ini, di kesempatan ini, adik-adik adalah subjeknya, bukan objeknya. Karena ini adalah acara yang kita dedikasikan penuh untuk adik-adik semuanya," ungkap Widodo.
Baca Juga
Kurban Tembus Pelosok, Dompet Dhuafa Salurkan ke Aceh, NTT, Lampung dan Jawa Timur
Mengubah Keterbatasan Menjadi Potensi
Widodo menjelaskan, ide program ini lahir dari diskusi panjang tim internal Dompet Dhuafa yang mengamati urgensi penanganan anak yatim di Indonesia, yang saat ini jumlahnya diperkirakan mencapai 4 juta anak. Meskipun anak-anak ini kehilangan figur pelindung dan kasih sayang utama dari orang tua mereka, Widodo meyakini hal tersebut tidak boleh menjadi penghalang bagi mereka untuk berprestasi.
"Kami menyadari betul bahwa anak yatim ini memiliki keterbatasan, kehilangan kasih sayang yang sebelumnya hadir dari ayah atau ibunya. Tetapi, saya meyakini mereka memiliki potensi, bakat, dan semangat untuk menjadikan diri mereka generasi yang jauh lebih cemerlang," tutur Widodo optimis.
Dompet Dhuafa menggulirkan BesTeam tidak terlepas dari ragam cakupan program mulai dari program pendidikan yang terdiri dari Youth Ekselensia Scholarship, School Kit untuk Yatim, Dana Pengembangan Kompetensi dan Dana Bantuan Pendidikan. Sementara dari program sosial meliputi BBY (Belanja Bareng Yatim), menghadirkan sunatan massal hingga santunan anak yatim.
Di sisi lain, program kesehatan meliputi bantuan paket nutrisi, pos remaja serta akses bantuan kesehatan. Untuk di program pemberdayaan meliputi kantin container serta Ibu Tangguh berjuang untuk anak yatim. Lalu, program anak-anak yatim di Palestina meliputi makanan siap santap dan santunan.
Baca Juga
Jalankan Program Kawasan Sehat, Dompet Dhuafa Raih Penghargaan dari Pemkab Muara Enim
Lebih lanjut, Dompet Dhuafa dalam menggelorakan muliakan anak yatim menghadirkan program gemilang anak Indonesia Timur dengan cakupan bantuan renovasi sekolah, bantuan penunjang pembelajaran, school kit dan santunan serta dana pendidikan seperti beasiswa untuk anak pesisir Indonesia, membantu anak yatim dan dhuafa yang terancam putus sekolah akibat keterbatasan biaya pendidikan, sehingga mereka dapat terus belajar dan melanjutkan pendidikan dengan tenang. Target penerima manfaat di wilayah Indonesia Timur Provinsi Maluku yakni Kabupaten Seram, Maluku Tenggara Barat, Maluku Barat Daya, Pulau Buru, Buru Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanibar, dan lain-lain.
Dalam kesempatan yang sama, Aktor dan tokoh publik Teuku Wisnu menyampaikan harapannya agar program BesTeam ini menjadi wadah kolaborasi besar bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan pentingnya bergerak bersama-sama dalam lingkaran kebaikan ini.
"Harapannya pastinya lebih mengajak sama-sama berkolaborasi ya di sini. Karena sebagai seorang muslim, kita pasti dan yakin ingin sekali dekat dengan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam nanti di surga," ucap Teuku Wisnu.
Ia juga mengingatkan kembali tentang sebuah hadis yang sempat disampaikan oleh perwakilan Dompet Dhuafa mengenai kedudukan mulia orang yang menyantuni anak yatim.
"Sudah ditunjukkan dalam hadis bahwa kalau kita menolong dan menyantuni anak yatim, posisi kita bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam itu bagaikan dua jari, jari telunjuk dan jari tengah, yang sangat dekat di surga nanti, Masyaallah," lanjutnya.
Ajakan Bergabung Menjadi BesTeam
Lebih jauh, Teuku Wisnu mengajak masyarakat luas untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini dan segera bergabung dalam gerakan kebaikan ini.
"Mudah-mudahan Allah mudahkan kita untuk bisa dekat dengan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam lewat amalan ini, yaitu menyantuni dan menolong saudara-saudara kita, anak-anak yatim. Ayo teman-teman semua, kita ikut dalam program BesTeam ini. Barakallahu fiikum," pungkasnya.
Dalam kesempatan ini, turut hadir juga GM Gramedia Regional D Elizabeth Driemirda, Aktor Aiman Ricky, dan Rahmad Gustav Kurniawan Lubis selaku Alumni Penerima Beasiswa YES (Youth Ekselensia Scholarship).

