Bursa Asia Menguat, Kospi Korea Selatan Terbang Lebih dari 5%
Poin Penting
|
SEOUL, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik menguat pada Selasa (3/2/2026) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Washington dan India telah mencapai kesepakatan dagang dan akan segera mulai memangkas tarif atas barang masing-masing.
Baca Juga
Trump Sebut AS-India Capai Kesepakatan Dagang, Tarif Diturunkan ke 18%
Trump menambahkan bahwa Perdana Menteri India Narendra Modi telah sepakat untuk meningkatkan pembelian produk-produk AS, menurut unggahan di Truth Social pada Senin setelah percakapan antara kedua pemimpin tersebut.
Di bawah kesepakatan itu, India juga akan menghentikan pembelian minyak mentah Rusia dan sebagai gantinya membeli lebih banyak dari Amerika Serikat dan, berpotensi, Venezuela, tambah Trump.
Dikutip dari CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang naik 2,44%, sementara Topix menguat 1,94%.
Indeks Kospi Korea Selatan melonjak lebih dari 5%, memicu aktivasi buy sidecar. Bursa Korea (Korea Exchange) mengatakan pemicu tersebut terjadi setelah kontrak berjangka KOSPI 200 naik lebih dari 5% selama lebih dari satu menit. Pada Senin, sidecar juga sempat diaktifkan setelah kontrak berjangka Kospi 200 anjlok hingga 5%, yang mendorong otoritas untuk menghentikan perdagangan sementara. Sedangkan, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 2,32%.
Baca Juga
Pasar Asia Tertekan, Indeks Kospi Korea Selatan Anjlok Lebih dari 5%
Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 26.953, di atas penutupan terakhir indeks acuannya di 26.775,57.
Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 1,3%. Bank sentral Australia diperkirakan akan menaikkan suku bunga kebijakannya, menurut para ekonom yang disurvei Reuters.

