Bursa Asia Naik Tajam, Kospi Korea Selatan Pimpin Reli Usai Gencatan Senjata AS-Iran
Poin Penting
|
SEOUL, investortrust.id - Pasar saham Asia-Pasifik menguat tajam pada Rabu, dipimpin oleh Korea Selatan, setelah Presiden Donald Trump mengumumkan penangguhan rencana serangan terhadap Iran selama dua minggu.
Baca Juga
Trump Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran, Selat Hormuz Segera Dibuka
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam sebuah unggahan di X atas nama Dewan Keamanan Nasional Tertinggi negara itu mengatakan angkatan bersenjata Teheran akan “menghentikan operasi pertahanan mereka.”
Trump mencatat gencatan senjata 2 minggu itu tergantung pada persetujuan Iran untuk pembukaan Selat Hormuz yang lengkap, segera, dan aman.
Langkah itu “tergantung pada persetujuan Republik Islam Iran untuk pembukaan sepenuhnya, segera, dan aman Selat Hormuz,” tulis Trump di Truth Social.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran akan menghentikan operasi defensif, serta menjamin jalur pelayaran di Selat Hormuz dapat dilalui dengan aman selama periode dua minggu melalui koordinasi militer.
Kabar gencatan senjata ini langsung memicu reli pasar global, sekaligus menekan tajam harga minyak. Kontrak minyak mentah AS jenis West Texas Intermediate anjlok lebih dari 16% ke level US$94,23 per barel.
Dikutip dari CNBC, indeks Kospi Korea Selatan melonjak 5,3%, sementara Kosdaq naik 3,4%. Saham-saham unggulan seperti Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melesat 7,25% dan 9,2%.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 4,5% dan Topix naik 3,2%. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 di Australia bertambah 2,7%.
Pasar Hong Kong juga diperkirakan menguat saat kembali dibuka usai libur, dengan kontrak berjangka Hang Seng Index menunjukkan kenaikan.
Optimisme investor didorong oleh prospek turunnya harga energi global, yang berpotensi meredakan tekanan inflasi dan membuka ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral.
Di Amerika Serikat, kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average naik 1,5%, sementara futures S&P 500 dan Nasdaq 100 masing-masing menguat 1,6% dan 1,7%.
Baca Juga
Wall Street Ditutup Bervariasi, Investor Menunggu 'Last Minute Deal' AS-Iran
Pada perdagangan sebelumnya, Wall Street ditutup bervariasi. S&P 500 dan Nasdaq ditutup menguat tipis, sementara Dow Jones melemah, mencerminkan kehati-hatian investor sebelum tercapainya kesepakatan.

