Pasar Asia-Pasifik Bergerak ‘Mixed’, Indeks Kospi Korea Selatan Akhiri Reli 4 Hari
Poin Penting
• Kospi Korea Selatan turun 1,29%, menghentikan reli empat hari.
• Pasar Asia bergerak ‘mixed’, dengan Nikkei dan Hang Seng menguat, sementara ASX Australia dan Kospi melemah.
• Amazon naik 4% usai kesepakatan $38 miliar dengan OpenAI, dan Nvidia naik 2% setelah dapat izin ekspor chip ke UEA.
• Investor regional menunggu keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia di tengah minimnya pemicu baru pasar.
SEOUL, investortrust.id - Pasar saham Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada Selasa (4/11/2025) di tengah minimnya sentimen. Indeks Kospi Korea Selatan mengakhiri reli.
Baca Juga
Pasar Asia Menguat meski PMI China Melambat, Kospi Cetak Rekor Baru
Dua indeks utama Wall Street naik berkat optimisme terhadap saham teknologi. Namun, tidak berpengaruh kuat ke pasar Asia.
Kenaikan di Wall Street didorong oleh lonjakan saham Amazon sebesar 4% setelah perusahaan menandatangani kesepakatan senilai $38 miliar dengan OpenAI — kemitraan yang akan menggunakan ratusan ribu unit pemrosesan grafis (GPU) Nvidia. Saham Nvidia juga naik sekitar 2% setelah memperoleh lisensi ekspor untuk mengirimkan chip ke Uni Emirat Arab.
Dikutip dari CNBC, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,7% seiring investor menunggu keputusan kebijakan suku bunga dari Reserve Bank of Australia. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,25%, sedangkan Topix menguat 0,52%. Di Korea Selatan, indeks Kospi melemah 1,29% setelah mencatat reli empat hari berturut-turut, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 0,24%.
Meski melemah, Kospi telah mencatat kenaikan dalam 12 dari 15 sesi terakhir dan sempat menyentuh beberapa rekor baru bulan ini, didorong oleh sentimen positif terhadap sektor AI global serta reformasi struktural dalam negeri yang perlahan mengikis “diskon Korea” — valuasi rendah kronis yang lama melekat pada pasar saham negeri itu.
Indeks Hang Seng Hong Kong naik tipis 0,23%, sedangkan CSI 300 di daratan Tiongkok relatif stagnan.
Baca Juga
Saham Teknologi Dongkrak Pasar Saham AS, tapi Dow Jones Anjlok Hampir 250 Poin
Sementara itu, di Amerika Serikat, Nasdaq yang sarat saham teknologi naik 0,46%, S&P 500 menguat 0,17%, sementara Dow Jones Industrial Average turun 0,48%.

