PM Jepang: Pantas bagi BOJ untuk Tetap Melonggarkan Kebijakannya
JAKARTA, investortrust.id - Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida mengatakan bank sentral perlu mempertahankan kondisi moneter yang akomodatif.
Menurut Fumio Kishida, pemerintah akan mempertahankan koordinasi yang erat dengan Bank of Japan (BOJ) untuk memastikan upah terus meningkat dan perekonomian sepenuhnya keluar dari deflasi.
“Jepang mempunyai peluang bersejarah untuk keluar sepenuhnya dari deflasi,” kata Fumio Kishida dilansir dari Channel News Asia (CNA), Jumat (29/3/2024).
Baca Juga
Kenaikan Suku Bunga Jepang Tak Pengaruh Signifikan ke Ekonomi Indonesia
“Beberapa orang mungkin berpikir bahwa pemerintah dapat menyatakan bahwa Jepang telah sepenuhnya keluar dari deflasi. Namun kita masih setengah jalan menuju ke sana,” tambah dia.
Lebih lanjut, Fumio Kishida menyebut, mandat utama pemerintahannya adalah memastikan perusahaan dan rumah tangga keluar dari pola pikir deflasi.
“Saya berjanji untuk memastikan kenaikan upah pada kecepatan yang melebihi tingkat inflasi pada tahun depan dan seterusnya,” ujar dia.
Baca Juga
BOJ mengakhiri delapan tahun suku bunga negatif dan sisa-sisa kebijakan tidak lazim lainnya pada minggu lalu, membuat perubahan bersejarah dari fokusnya pada peningkatan pertumbuhan melalui stimulus moneter besar-besaran selama beberapa dekade.

