Cermati Data Tiongkok dan Australia, Mayoritas Pasar Asia Menguat
JAKARTA, Investortrust.id – Investor mencermati data industri Tiongkok dan inflasi Australia. Pasar saham Asia menguat, meski sempat melemah.
Baca Juga
Tunggu Keputusan Beberapa Bank Sentral, Pasar Asia Bervariasi
Pada awal perdagangan Rabu (27/9/2023), indeks di beberapa bursa terlihat melemah. Indeks S&P/ASX 200 Australia tergelincir 0,14%, sedangkan Nikkei 225 Jepang turun 0,77%, dan Topix turun 0,76%.
Kospi Korea Selatan melemah 0,1%, namun Kosdaq naik 0,37%.
Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,56% dan indeks CSI 300 daratan juga naik tipis.
Pada sesi berikutnya, sebagian besar saham diperdagangkan lebih tinggi karena investor menilai data industri Tiongkok dan angka inflasi Australia pada bulan Agustus.
Tingkat inflasi tertimbang Australia naik 5,2% tahun ke tahun di bulan Agustus, sejalan dengan ekspektasi para ekonom yang disurvei oleh Reuters, sementara inflasi utama mencapai 5,5%.
Hanya S&P/ASX 200 Australia yang berada di wilayah negatif, tergelincir 0,11% dan berakhir pada 7.030,3.
Nikkei 225 Jepang rebound hingga ditutup naik 0,18% pada 32,371.9, dan Topix naik 0,32% menjadi berakhir pada 2,379.53.
Baca Juga

