Saham JPMorgan Chase Naik Saat Wall Street Terkoreksi, Ini Faktor Pemicunya
NEW YORK, investortrust.id – Saham bank terbesar di dunia, JPMorgan Chase & Co. (JPM) pada sesi perdagangan akhir Selasa, (02/01/2024) ditutup pada level US$ 172,08. Ini mencerminkan kenaikan senilai 1,16% dari penutupan hari perdagangan sebelumnya.
Seperti yang dikutip dari Yahoo Finance, kenaikan saham tersebut melampaui penurunan harian indeks S&P 500 senilai 0,57%. Sementara itu, indeks Dow Jones mengalami peningkatan sebesar 0,07%, dan Nasdaq yang didominasi saham teknologi mengalami penurunan sebesar 1,64%.
“Kami memproyeksikan JPMorgan akan membukukan laba US$ 3,64 per saham. Ini akan menandai pertumbuhan tahunan sebesar 1,96%. Sementara itu, Zacks memproyeksikan penjualan bersih sebesar US$ 38,95 miliar, naik 12,74% dari periode tahun lalu,” tulis Analis Investasi, Zacks Equity Research, Rabu (03/01/2024).
Tercatat saham JPMorgan naik sebesar 7,66% dalam sebulan terakhir. Kenaikan ini melebihi kenaikan pada sektor keuangan senilai 5,35% dan kenaikan S&P 500 sebesar 4%.
Selain itu, investor harus memperhatikan perubahan terbaru. Revisi terbaru ini cenderung mencerminkan tren bisnis jangka pendek yang terus berkembang. Dengan demikian, revisi mencerminkan optimisme analis terhadap bisnis dan profitabilitas perusahaan.
Baca Juga
“Kami yakin revisi perkiraan ini terkait langsung dengan pergerakan saham yang mendekati tim. Untuk mendapatkan manfaat dari hal ini, kami telah mengembangkan Zacks Rank, sebuah model eksklusif yang memperhitungkan perubahan perkiraan ini dan menyediakan sistem pemeringkatan yang dapat ditindaklanjuti,” ujar Analis Zacks.
Selama sebulan terakhir, terjadi penurunan ke level 0,45%, JPMorgan saat ini berada di peringkat tiga Zacks dan masih bertahan. JPMorgan dijadwalkan mengumumkan pendapatannya pada 12 Januari 2024.
Saham JPMorgan saat ini diperdagangkan dengan rasio forward P/E sebesar 10,96. Industri bank regional memiliki rata-rata Forward P/E sebesar 10,79, sehingga dapat disimpulkan JPMorgan diperdagangkan dengan harga yang relatif premium.
Sedangkan dari sisi PEG rasio JPMorgan saat ini berada di level 2,19. Industri bank regional utama memiliki rata-rata rasio price/earnings-to-growth (PEG) sebesar 1,61 pada penutupan perdagangan kemarin. Peringkat Industri bank regional utama Zacks saat ini sebesar 99, industri ini berada di peringkat 40% teratas dari semua industry yang berjumlah lebih dari 250.
Peringkat industri Zacks mengukur kekuatan rata-rata peringkat dari masing-masing saham dalam kelompok tersebut. “Riset kami menunjukkan bahwa industri dengan peringkat 50% teratas mengungguli industri yang berada di peringkat terbawah dengan faktor dua banding satu,” ucap Analis Zacks.
Baca Juga
JP Morgan Sarankan Investor Beli Saham Berkapitalisasi Besar Tahun 2024, Ini Asumsinya

