Dolar AS Terkoreksi Setelah The Fed Pertahankan Suku Bunga
New York, Investortrust.id – Setelah Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) mempertahankan suku bunga, dolar AS sedikit melemah terhadap beberapa mata uang utama lainnya.
Baca Juga
Pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,03 persen menjadi 105,1252 pada akhir perdagangan.
Seperti yang diantisipasi, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mempertahankan suku bunga kebijakan utamanya di antara 5,25 persen dan 5,5 persen, yang tertinggi dalam 22 tahun.
“Dalam menentukan sejauh mana penguatan kebijakan tambahan yang mungkin tepat untuk mengembalikan inflasi menjadi 2,0 persen dari waktu ke waktu, Komite akan mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter secara kumulatif, dampak kebijakan moneter terhadap aktivitas ekonomi dan inflasi, serta perkembangan ekonomi dan keuangan," kata The Fed dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Antara.
Menurut Ketua Fed Jerome Powell pada konferensi pers, pertumbuhan PDB riil berada di atas ekspektasi. Belanja konsumen tetap kuat. Penawaran dan permintaan tenaga kerja terus mencapai keseimbangan yang lebih baik.
Baca Juga
The Fed Pertahankan Suku Bunga, Indikasikan Masih Ada Kenaikan Tahun Ini

