Kapal Minyak ADNOC Milik UEA Dihantam Rudal di Selat Hormuz
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id -- Perusahaan minyak nasional Uni Emirat Arab, Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), mengonfirmasi pada hari Sabtu (8/8/2026) bahwa salah satu kapal miliknya telah dihantam oleh rudal saat sedang melintasi Selat Hormuz.
Pihak perusahaan seperti dikutip yenisafak.com menambahkan bahwa tidak ada korban luka yang dilaporkan akibat insiden tersebut dan situasi di lapangan dapat segera dikendalikan dengan cepat.
Kantor berita resmi Uni Emirat Arab, WAM, dengan mengutip keterangan dari perusahaan energi tersebut menyatakan bahwa insiden pencegatan ini terjadi pada Sabtu (8/8/2026) dini hari.
Meskipun demikian, rincian lebih lanjut mengenai tingkat kerusakan yang dialami oleh kapal tersebut belum diungkapkan secara mendetail kepada publik.
Baca Juga
Harga Minyak Naik Lebih dari 1%, Pasar Tunggu Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz
Sebelum konfirmasi resmi ini keluar, media semi-pemerintah Iran, Fars News Agency, telah melaporkan bahwa sebuah kapal yang diyakini sebagai tanker minyak terpantau mengalami kebakaran di koridor selatan selat tersebut berdasarkan hasil pemantauan satelit.
Kantor berita tersebut juga menyebutkan bahwa sebuah kapal penanggulangan tumpahan minyak dan pemadam kebakaran bernama ADNOC AR01 telah tiba di lokasi kejadian untuk menangani dampak dari insiden kebakaran itu.
Peristiwa ini kembali menyoroti kerawanan jalur maritim global mengingat Selat Hormuz merupakan jalur perlintasan vital bagi pengiriman minyak dan gas dunia. Selat tersebut telah mengalami peningkatan ketegangan dalam beberapa bulan terakhir seiring dengan konflik regional yang terus mengancam keamanan maritim.
Jalur perairan strategis ini menangani sekitar seperlima dari total pengiriman minyak mentah di seluruh dunia, sehingga setiap serangan yang menyasar kapal komersial di kawasan ini menjadi perhatian yang sangat signifikan bagi pasar energi global.

