IPO SpaceX Picu Euforia di Wall Street, Dow Jones Tembus 51.200
Poin Penting
|
NEW YORK, Investortrust.id - Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada Jumat waktu AS atau Sabtu (13/6/2026) WIB. Debut spektakuler saham SpaceX memicu optimisme investor, sementara pasar juga menyambut positif perkembangan terbaru menuju kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 353,51 poin atau 0,7% menjadi 51.202,26. Indeks S&P 500 menguat 0,5% ke level 7.431,46 dan Nasdaq Composite bertambah 0,31% menjadi 25.888,84.
Baca Juga
Wall Street Melesat Setelah Trump Batalkan Serangan ke Iran, Dow Melonjak Lebih 900 Poin
Sentimen positif terutama datang dari keberhasilan IPO SpaceX yang menjadi penawaran saham perdana terbesar dalam sejarah pasar modal global.
Euforia IPO SpaceX
Perusahaan antariksa milik Elon Musk memulai perdagangan di bursa Nasdaq dengan kode saham SPCX. Saham dibuka pada harga US$150, lebih tinggi dari harga IPO sebesar US$135 per saham. Setelah sempat melonjak lebih dari 20%, saham akhirnya ditutup naik sekitar 19% di kisaran US$161.
Baca Juga
Saham Berjangka AS Anjlok, Inflasi dan IPO SpaceX Jadi Sorotan Investor Wall Street Pekan Ini
Kinerja impresif tersebut memicu keyakinan investor bahwa masih banyak saham teknologi yang diperdagangkan di bawah nilai wajarnya.
CEO dan Presiden SuRo Capital, Mark Klein, mengatakan keberhasilan IPO SpaceX berpotensi menjadi penentu arah pasar penawaran saham perdana dalam beberapa tahun ke depan.
Menurutnya, gelombang IPO yang selama ini dinantikan kini berubah menjadi "banjir" perusahaan yang ingin melantai di bursa. "SpaceX akan menjadi penentu utama (bellwether)," ujarnya, seperti dikutip CNBC.
Baca Juga
IPO SpaceX Dinilai Bisa Jadi Penentu Arah Dana Asing ke Pasar Berkembang
Tema AI Makin Dominan
Reli SpaceX juga memperkuat optimisme terhadap sektor kecerdasan buatan (AI), terutama setelah perusahaan tersebut mengintegrasikan bisnis xAI milik Musk.
Saham Nvidia ditutup sedikit lebih tinggi, sedangkan Advanced Micro Devices (AMD) melonjak 4,7% dan Alphabet naik 0,5%.
Sebaliknya, saham Broadcom, Palantir Technologies, Amazon, dan Meta Platforms ditutup melemah.
CEO KKM Financial, Jeff Kilburg, menilai tema AI semakin kuat. "Tren AI semakin menguat. Kepemimpinan kelompok Magnificent Seven kemungkinan masih akan berlanjut," katanya.
Sentimen Kesepakatan AS-Iran
Pasar sempat berbalik melemah setelah Presiden AS, Donald Trump, memperingatkan Iran agar segera menyelesaikan proses negosiasi.
Namun sentimen kembali membaik setelah Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menyatakan bahwa teks final kesepakatan antara AS dan Iran telah disepakati.
Media pemerintah Iran juga melaporkan bahwa rancangan nota kesepahaman mencakup pencabutan sanksi minyak oleh AS serta komitmen Iran untuk membuka kembali akses penuh ke Selat Hormuz.
Laporan Bloomberg menyebut kesepakatan damai tersebut berpotensi ditandatangani di Swiss paling cepat pada Minggu.
Prospek berakhirnya konflik membuat harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 3,2% dan ditutup pada US$84,88 per barel.
