Rupiah Ditutup Melemah 28 Poin ke Level Rp 16.645 per US$
JAKARTA, investortrust.id - Mata Uang Garuda ditutup melemah 28 poin ke posisi Rp 16.645 per US$ pada Kamis (23/10/2025) sore. Rupiah sempat melemah pada Rabu (22/10/2025) setelah pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang memutuskan untuk menahan BI Rate di 4,75%. Usai pengumuman tersebut, rupiah melemah di level Rp 16.617 per US$ atau turun 23 poin dari posisi sebelumnya Rp 16.589 per US$.
Pengamat komoditas dan mata uang, Ibrahim Assuaibi menjelaskan indeks dolar Amerika Serikat (AS) atau DXY yang kembali menguat membuat posisi rupiah terdesak.
Posisi DXY yang menguat pada Kamis (23/10/2025) terjadi seiring sikap AS yang mengambil tindakan agar Rusia untuk melakukan gencatan senjaga dalam perang di Ukraina. Selain itu, Presiden AS Donald Trump disebut-sebut akan membatasi berbagai ekspor berbasis perangkat lunak ke China sebagai balasan atas ekspor tanah jarang yang diberlakukan Beijing.
Baca Juga
BI Rate Tetap, Rupiah Menguat Tipis di Tengah Tekanan Dolar AS
AS masih berkutat dengan government shutdown atau penutupan terbatas pemerintah AS yang telah memasuki hari ke-22. Kongres masih terhalang jalan buntu.
Sementara itu, the Fed diproyeksi akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada 29-30 Oktober 2025.
Dari dalam negeri, pasar merespons negatif pernyataan BI bahwa aliran modal asing yang terus keluar membuat pihaknya mengandalkan cadangan devisa. Sebab, tekanan terhadap aliran modal asing itu menganggu stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Baca Juga
BI Perkuat Stabilitas Rupiah, Agresif Beli SBN dan Longgarkan Likuiditas
Sejak September 2025 hingga 20 Oktober 2025, investasi portofolio tercatat net outflow sebesar US$ 5,26 miliar. Angka ini membuat posisi cadangan devisa Indonesia yang sempat berada di US$ 157 miliar pada Maret 2025 menjadi ke level US$ 149 miliar pada September 2025.
Ibrahim memproyeksi sentimen pasar terhadap rupiah membuat perdagangan mata uang Garuda bergerak melemah. Perdagangan rupiah diproyeksi dalam kisaran Rp 16.620 hingga Rp 16.680 per US$ pada Jumat (23/10/2025).

