Soal Suku Bunga The Fed, Ini Kata OJK
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan pada tahun ini bank sentral dunia akan lebih akomodatif setelah turunnya angka inflasi.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Desember 2023, Selasa (9/1/2024).
"Di Amerika Serikat, The Fed (bank sentral Amerika Serikat) mengisyaratkan akan menurunkan suku bunga kebijakan sebesar 75 basis poin (bps) di tahun 2024," ujarnya.
Baca Juga
Lebih lanjut, Mahendra mengungkapkan, pasar menilai ekonomi Amerika Serikat masih cukup resilien dan diperkirakan tidak akan mengalami resesi.
"Namun demikian, pasar juga mencermati perkembangan geopolitik kedepan, seperti eskalasi ketegangan di Laut Merah imbas dari konflik Palestina-Israel serta penyelenggaraan pemilihan umum yang mencakup 50% populasi dunia," jelasnya.
Secara umum, Mahendra membeberkan, sentimen di pasar keuangan global cenderung positif pada Desember 2023. Di mana hal itu didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga fed fund rate dan narasi soft landing di Amerika Serikat.
Baca Juga
"Sehingga, mendorong kembalinya aliran dana masuk ke emerging market dan penguatan pasar keuangan global termasuk pasar keuangan di Indonesia," tandasnya.
